Sebanyak 21 peserta didik resmi dilantik sebagai anggota baru Saka Bakti Husada (SBH) Pangkalan Puskesmas Kedungbanteng dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Puskesmas Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (7/11/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya perjalanan pengabdian para anggota muda melalui wadah kegiatan kepramukaan yang berfokus pada bidang kesehatan, sekaligus menjadi momentum krusial untuk mengawali derap langkah pengabdian nyata di tengah masyarakat.
Agenda tahunan tersebut tidak sekadar seremoni formalitas. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki kedisiplinan, keterampilan khusus, serta kesiapan penuh dalam berkontribusi langsung di tengah masyarakat. Perhelatan penting itu dihadiri jajaran pimpinan Puskesmas Kedungbanteng, pengurus Saka Bakti Husada Cabang, serta para pembina kepramukaan setempat. Kehadiran para pimpinan tersebut dinilai memberikan dorongan moral yang kuat bagi para anggota muda untuk menjalankan fungsi sebagai agen perubahan bidang kesehatan di lingkungannya masing-masing.
Pimpinan Saka Bakti Husada Pangkalan Puskesmas Kedungbanteng, Kak Noviyeni Astuti, S.ST, mengungkapkan bahwa pelantikan ini merupakan pintu gerbang utama bagi para anggota baru untuk menjadikan SBH sebagai ruang belajar mandiri sekaligus wadah pengabdian sosial. Ia menekankan bahwa keanggotaan SBH menuntut tanggung jawab moral yang melampaui simbol-simbol kepramukaan. Menurutnya, menjadi bagian dari Saka Bakti Husada bukan semata-mata mengenai kebanggaan mengenakan seragam atau mengikuti rutinitas kegiatan kepramukaan, melainkan kemampuan menumbuhkan kepekaan serta kepedulian yang mendalam terhadap kondisi kesehatan diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas.
Ia menjelaskan bahwa seluruh anggota baru diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan pembinaan serta pelatihan dengan tingkat disiplin, semangat tinggi, dan rasa tanggung jawab penuh. Pengalaman teknis maupun ilmu pengetahuan yang didapatkan selama menjadi anggota aktif SBH diharapkan mampu diaplikasikan secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. “Jadikan pelantikan ini sebagai langkah awal untuk terus belajar, berlatih dan mengabdi. Kalian tidak hanya dituntut memiliki keterampilan, tetapi juga harus mempunyai kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi kesehatan di lingkungan sekitar,” kata Kak Noviyeni Astuti, S.ST saat memberikan pesan motivasi.
Dukungan penuh juga disampaikan Kepala Puskesmas Kedungbanteng, Kak dr. Aris Sugiri, yang memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelancaran penyelenggaraan acara pelantikan tersebut. Ia menegaskan vitalnya peran strategis generasi muda dalam membantu program pemerintah untuk mempromosikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah warga. Menurutnya, keterlibatan aktif remaja dalam gerakan kepramukaan berbasis kesehatan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang sangat krusial, karena kehadiran pemuda yang terampil di bidang kesehatan akan mempercepat terwujudnya tatanan masyarakat yang mandiri, sadar, dan peduli terhadap pentingnya menjaga kualitas kesehatan lingkungan.
“Anak-anak yang tergabung dalam Saka Bakti Husada merupakan generasi yang diharapkan mampu menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat. Mulailah dari diri sendiri, kemudian mengajak keluarga dan lingkungan untuk bersama-sama menjaga kesehatan,” ujar Kak dr. Aris Sugiri dalam sambutannya. Ia menambahkan, “Jadikan ilmu yang diperoleh di Saka Bakti Husada sebagai bekal untuk memberikan manfaat. Semoga setelah dilantik, semangatnya tidak berhenti hari ini, tetapi terus tumbuh dalam setiap kegiatan dan pengabdian.”
Pesan penguatan organisasi turut disampaikan Pimpinan Saka Bakti Husada Cabang yang diwakili Kak Prima Dewi. Ia mengingatkan bahwa momen pelantikan bukanlah titik akhir dari sebuah pencapaian, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menimba ilmu berorganisasi dan mengabdi. Anggota SBH Pangkalan Puskesmas Kedungbanteng diminta terus menjaga nilai-nilai kebersamaan serta giat meningkatkan kapasitas diri, terutama pada penguasaan Krida-Krida Kesehatan dan kecakapan kepramukaan. “Setelah dilantik, bukan berarti perjalanan selesai. Justru ini merupakan awal untuk terus belajar dan berproses. Jadilah anggota Saka Bakti Husada yang aktif, disiplin, peduli dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Kak Prima Dewi memberikan wejangan.
Rangkaian acara pelantikan yang diikuti 21 peserta tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme, keceriaan, dan kekhidmatan dari awal hingga berakhirnya prosesi. Para peserta tampak sigap dan penuh konsentrasi saat mengucapkan janji serta ikrar pengabdian Pramuka di hadapan para pimpinan dan pembina. Dengan selesainya prosesi pelantikan anggota baru ini, Saka Bakti Husada Pangkalan Puskesmas Kedungbanteng optimistis dapat semakin mengokohkan perannya sebagai pusat pembinaan kader muda kesehatan.




