• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Monday, November 2, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Desa Termiskin di Jawa Tengah Kini Makmur Berkat Pemanfaatan Kotoran Sapi

by reporter
October 3, 2026
in Daerah
0

Sebuah desa yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu desa termiskin di Jawa Tengah kini berubah menjadi desa yang jauh lebih makmur. Perubahan itu terjadi berkat pemanfaatan kotoran sapi, yang semula dipandang sebagai limbah, menjadi sumber daya bernilai ekonomi bagi warga.

Kisah keberhasilan desa tersebut menunjukkan bagaimana persoalan ekonomi di pedesaan dapat dijawab dengan mengolah potensi yang tersedia di lingkungan sekitar. Kotoran sapi yang sebelumnya hanya menumpuk dan kerap dianggap mengganggu kini menjadi komoditas yang menopang penghidupan warga.

Pemanfaatan kotoran ternak menjadi energi dan pupuk sebenarnya merupakan praktik yang sudah lama dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Kotoran sapi dapat diolah menjadi biogas untuk kebutuhan bahan bakar rumah tangga, sekaligus menjadi bahan baku pupuk organik yang menyuburkan lahan pertanian.

Dengan cara itu, warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pembelian bahan bakar dan pupuk bersubsidi. Penghematan pengeluaran rumah tangga berjalan seiring dengan bertambahnya sumber pendapatan dari hasil penjualan produk olahan.

Bagi desa yang sebelumnya tercatat sebagai yang termiskin di Jawa Tengah, peralihan cara pandang terhadap kotoran sapi menjadi titik balik. Apa yang dulu dianggap masalah justru menjadi jalan keluar dari keterbatasan ekonomi.

Pengalaman desa ini menjadi gambaran bahwa pembangunan ekonomi pedesaan tidak selalu membutuhkan modal besar. Ketersediaan ternak, lahan, dan tenaga kerja warga sudah cukup sebagai modal awal, asalkan dikelola dengan pengetahuan dan pendampingan yang tepat.

Keberhasilan tersebut juga menegaskan pentingnya pengolahan limbah peternakan yang ramah lingkungan. Selain memberi manfaat ekonomi, langkah ini mengurangi pencemaran yang sering timbul dari penumpukan kotoran ternak di permukiman.

Previous Post

Rocky Gerung, Kritikus Pemerintah yang Kini Diangkat Jadi Anggota Wantimpres

Next Post

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, Kabareskrim hingga Kadivpropam Berganti

reporter

reporter

Next Post

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, Kabareskrim hingga Kadivpropam Berganti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.