SPPG Soditan menyampaikan permintaan maaf atas dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa di SMAN 1 Lasem Rembang setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak SPPG juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang terdampak.
Peristiwa ini terjadi di SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Dugaan keracunan muncul setelah beberapa siswa mengeluh sakit usai menyantap menu MBG yang disediakan oleh SPPG Soditan.
Manajemen SPPG Soditan telah menyampaikan permintaan maaf secara resmi dan berkomitmen untuk bertanggung jawab atas biaya pengobatan. Hal ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para siswa.
Saat ini, pihak sekolah dan instansi terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. SPPG Soditan juga bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat untuk menindaklanjuti kejadian ini.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Namun kejadian ini menjadi perhatian serius agar kualitas dan keamanan pangan yang disajikan selalu terjamin.
SPPG Soditan berjanji akan mengevaluasi proses penyediaan makanan dan meningkatkan standar kebersihan serta keamanan pangan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Para siswa yang mengalami gejala keracunan telah mendapatkan perawatan medis dan kondisi mereka terus dipantau. SPPG Soditan memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa hingga pemulihan selesai.




