• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Thursday, September 17, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Khafa, Siswa SDN 1 Bojongsari, Raih Medali Perak Senam Artistik POPDA Jateng 2026

by reporter
September 4, 2026
in Olahraga
0

Khafa, siswa SDN 1 Bojongsari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, berhasil meraih medali perak pada cabang senam artistik dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Prestasi ini menjadi bukti bahwa bakat olahraga peserta didik di daerah dapat berkembang hingga tingkat provinsi melalui pembinaan yang konsisten. Khafa mampu bersaing dengan atlet-atlet pelajar dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Sebelum tampil di tingkat provinsi, Khafa lebih dahulu meraih posisi runner-up pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Banyumas. Prestasi tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan kompetisinya hingga akhirnya membawa pulang medali perak POPDA Jateng 2026. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak yang membantunya berlatih secara intensif.

Khafa merupakan putra pasangan Nur Sigit Mulyawan dan Nurdianah, warga Bojongsari RT 01 RW 08. Atlet kelahiran Bogor, 29 Oktober 2014, tersebut mengawali pengembangan bakatnya melalui kegiatan olahraga di SDN 1 Bojongsari. Bakatnya diasah oleh Taofik Faoji, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sekaligus pembina ekstrakurikuler senam lantai sekolah. Menariknya, Khafa menjalani pembinaan langsung dari lingkungan sekolah tanpa bergabung dengan klub senam di luar sekolah.

Selama kurang lebih tiga tahun, latihan dilakukan secara bertahap dengan penekanan pada penguatan teknik dasar, kelenturan, power, serta mental bertanding. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Khafa menghadapi kompetisi yang semakin tinggi. Taofik Faoji mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, medali perak yang diraih Khafa merupakan buah dari latihan intensif, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah.

“Kami fokus pada penguatan teknik dasar, kelenturan, power, dan mental bertanding. Khafa menunjukkan kedisiplinan tinggi dan semangat pantang menyerah. Juara dua ini bukan sekadar medali, tetapi bukti bahwa anak-anak di Kecamatan Kembaran, khususnya Bojongsari, mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Taofik. Taofik menambahkan, perjalanan Khafa menuju podium tidak terlepas dari proses latihan yang penuh tantangan. Ia menyebut ketekunan dan kesediaan anak didiknya untuk terus berlatih menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut.

“Saya melihat sendiri bagaimana Khafa jatuh-bangun saat latihan. Letih dan lelah sudah jadi makanan sehari-hari baginya. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh sekolah, orang tua, K3S, Korwilcam Dindik Kembaran, tim POPDA Kabupaten, hingga Dinas Pendidikan Banyumas,” lanjutnya. Dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi Khafa. Sekolah, keluarga, pembina, serta unsur pendidikan di Kecamatan Kembaran turut memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi olahraga yang dimiliki.

Bagi SDN 1 Bojongsari, pencapaian tersebut juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kegiatan pembinaan nonakademik. Prestasi Khafa menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menemukan bakat, membangun disiplin, dan mengembangkan kepercayaan diri. Kepala SDN 1 Bojongsari, Sigit Karyanto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Khafa meraih medali perak POPDA Jateng 2026. “Kami sangat bangga dan terharu atas pencapaian Khafa. Ini adalah bukti bahwa dengan pembinaan yang konsisten dari sekolah serta dukungan orang tua, keterbatasan sarana bukan halangan untuk berprestasi di tingkat Jawa Tengah. Semoga prestasi ini membawa keberkahan dan memicu semangat siswa-siswi lainnya di SDN 1 Bojongsari,” tuturnya. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian individu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah.

Previous Post

Peringatan Maulid Nabi di SDN 4 Cingebul Tekankan Keteladanan dan Kasih Sayang

Next Post

SPPG Soditan Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Siswa Diduga Keracunan MBG di SMAN 1 Lasem

reporter

reporter

Next Post

SPPG Soditan Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Siswa Diduga Keracunan MBG di SMAN 1 Lasem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Detailed_analysis_concerning_https_bet-label_eu_and_innovative_sportsbook_platfo

September 17, 2026

Eccezionali_soluzioni_e_diva-spin_it_com_per_ottimizzare_le_tue_campagne_pubblic

September 17, 2026

Beachtliche_Pflanzenvielfalt_entdecken_mit_spinanias_com_de_für_Ihren_Gartenber

September 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.