Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., melepas keberangkatan 80 murid Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, pada Selasa (11/8). Para murid tersebut akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 40 murid jenjang SMP dan 40 murid jenjang SMA dari SNT 2 Banyumas dan SNT 14 Jepara.
Keberangkatan berlangsung dalam suasana penuh semangat, dihadiri oleh para orang tua atau wali murid serta sejumlah pejabat, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri, S.T. Para murid akan menjalani MPLS selama sepekan, mulai 11 hingga 17 Agustus 2026. Mereka akan belajar mengenal lingkungan pendidikan, membangun pertemanan, melatih kemandirian, serta mempersiapkan diri menjadi peserta didik yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Bupati Banyumas memberikan apresiasi kepada para murid yang telah berhasil menjadi bagian dari SNT. Menurutnya, terpilih sebagai murid SNT merupakan kesempatan yang patut disyukuri karena harus melewati persaingan dari banyak pendaftar. “Selamat, kalian sudah terpilih dan masuk menjadi murid SNT 2 Banyumas dari sekian banyak pendaftar yang mau atau menginginkannya,” ujar Sadewo saat memberikan pesan kepada para murid.
Bupati meminta para murid tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh. Kegiatan MPLS hendaknya menjadi momentum untuk melakukan perubahan positif, baik dalam sikap, kedisiplinan, maupun kemandirian. “Manfaatkan kegiatan MPLS ini untuk menjadi lebih baik lagi, lebih rajin, lebih mandiri dan hal positif lainnya,” pesan Bupati Banyumas kepada para murid SNT.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri, S.T., yang turut mendampingi keberangkatan, menyampaikan bahwa kegiatan MPLS menjadi bagian penting dalam mempersiapkan murid memasuki proses pendidikan. Kehadiran para orang tua juga menjadi dukungan moral yang tidak kalah penting dalam perjalanan pendidikan anak-anak tersebut. Lingkungan baru di BBPMP diharapkan memberikan pengalaman yang memperkaya wawasan sekaligus membentuk keberanian murid untuk beradaptasi, berinteraksi, dan belajar bertanggung jawab atas dirinya sendiri.
Dari Pendopo Si Panji, rombongan meninggalkan Banyumas menuju BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Para orang tua dan wali murid melepas dengan tatapan bangga. Momen sederhana itu menyimpan pesan besar bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari dukungan keluarga, lingkungan, serta keberanian anak untuk melangkah keluar dari zona nyamannya. Selama tujuh hari, para murid akan mengikuti rangkaian MPLS hingga 17 Agustus 2026. Mereka diharapkan mampu menyerap setiap pengalaman, membangun karakter positif, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai pijakan awal untuk tumbuh menjadi generasi yang lebih rajin, mandiri, disiplin, dan siap menghadapi masa depan.

