• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Wednesday, September 23, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

BKSDA Turun ke Lokasi Penemuan Tapir di Kebun Sawit Mesuji

by reporter
September 20, 2026
in Daerah
0

Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Lampung, Itno Itoyo, menyatakan pihaknya telah membentuk tim untuk menelusuri penemuan seekor tapir di areal perkebunan sawit di Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung. Penemuan ini menjadi perhatian publik setelah video evakuasi satwa tersebut beredar luas di media sosial.

Dalam video yang viral, terlihat seekor tapir berada di lahan perusahaan perkebunan sawit. Warga bersama sejumlah pihak kemudian melakukan evakuasi terhadap satwa tersebut. BKSDA Bengkulu-Lampung melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung langsung merespons dengan menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi.

“Berkenaan dengan video ditemukannya tapir di kebun sawit, BKSDA Bengkulu-Lampung melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung telah membentuk dan menurunkan tim ke lokasi kejadian,” kata Itno saat dikonfirmasi pada Minggu, 20 September 2026. Ia menambahkan, “Informasi tersebut diperlukan agar upaya penanganan dapat dilaksanakan sebaik mungkin.”

Tim BKSDA masih menelusuri kronologi penemuan untuk memastikan lokasi dan kondisi terkini tapir tersebut. Itno menegaskan bahwa penanganan terhadap satwa dilindungi ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan satwa serta upaya konservasinya. “Penanganan terhadap tapir akan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan satwa serta upaya konservasinya,” tandasnya.

Tapir merupakan satwa liar yang dilindungi di Indonesia berdasarkan peraturan perundang-undangan. Habitat alaminya berada di hutan tropis dataran rendah, namun perambahan hutan dan perluasan lahan perkebunan sering kali memaksa satwa ini keluar dari habitatnya untuk mencari makan. Kemunculan tapir di kebun sawit Mesuji diduga terkait dengan hilangnya koridor ekologis akibat alih fungsi lahan.

Langkah BKSDA yang cepat dalam menangani temuan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Koordinasi dengan perusahaan perkebunan dan masyarakat setempat juga diperlukan untuk memastikan evakuasi berjalan aman tanpa membahayakan satwa maupun manusia. Jika kondisi tapir sehat, kemungkinan akan dilepasliarkan ke habitat yang lebih sesuai, atau diserahkan ke pusat rehabilitasi jika membutuhkan perawatan.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan mengelola lanskap secara berkelanjutan, agar konflik antara satwa liar dan aktivitas manusia dapat diminimalkan. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan temuan satwa liar kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur konservasi.

Previous Post

Bocah SD di Batang Meninggal Usai Tersedak Bakso Saat Bermain

Next Post

Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca hingga 22 September

reporter

reporter

Next Post

Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca hingga 22 September

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Karhutla di Kalbar, Tiga Daerah Berstatus Berbahaya

September 23, 2026

DKI Jakarta Catat 1.216 Kebakaran hingga Agustus 2026, Jakarta Barat Terbanyak

September 23, 2026

Bakteri Ditemukan pada Menu MBG di Jepara, Belum Ada Klarifikasi Resmi

September 23, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.