• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, November 6, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Korban Keracunan MBG di Pati Capai 401 Orang, Termasuk Peserta Posyandu

by reporter
September 11, 2026
in Daerah
0

Sebanyak 401 orang dilaporkan menjadi korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jumlah tersebut termasuk peserta posyandu yang turut mengonsumsi makanan yang didistribusikan melalui program tersebut.

Peristiwa ini mencuat setelah sejumlah warga mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, dan diare setelah menyantap makanan MBG. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pati langsung bergerak cepat untuk menangani para korban.

Dari data yang dihimpun, korban tersebar di beberapa kecamatan di Pati. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan ibu hamil yang merupakan sasaran utama program MBG. Para korban telah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak Dinkes Pati membenarkan adanya lonjakan korban keracunan ini. Tim medis telah dikerahkan untuk memantau kondisi korban dan memastikan tidak ada yang mengalami gejala berat. Dinkes juga telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kontaminasi.

Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa. Namun, puluhan orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan. Dinkes Pati terus melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab keracunan, apakah karena makanan basi, terkontaminasi bakteri, atau faktor lainnya.

Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi bagi anak sekolah dan balita. Namun, insiden ini menjadi peringatan akan pentingnya keamanan pangan dalam distribusi makanan massal. Pihak kepolisian dan Balai POM setempat turut turun tangan untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

Warga diimbau untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan MBG. Pemerintah daerah berjanji akan mengevaluasi proses pengolahan dan distribusi makanan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Previous Post

BPS Jelaskan Alasan Data Desil Sering Tak Sesuai dengan Kenyataan

Next Post

Kwarran Lumbir Raih Tiga Penghargaan di Lomba Kwarran Tergiat Kwarcab Banyumas

reporter

reporter

Next Post

Kwarran Lumbir Raih Tiga Penghargaan di Lomba Kwarran Tergiat Kwarcab Banyumas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.