Lembaga penelitian Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei nasional terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 63 persen. Survei tersebut dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia.
Hasil survei mengungkapkan bahwa 57 persen responden menyatakan puas dan 6 persen mengaku sangat puas terhadap hasil kerja Presiden Prabowo. Sementara itu, 30 persen responden menyatakan tidak puas, 5 persen sangat tidak puas, dan 2 persen lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menilai tingkat kepuasan ini menunjukkan situasi yang stabil. “Tingkat kepuasan pada pemerintah berada situasi stabil, masih didominasi tingkat kepuasan dibanding yang tidak, ini indikasi jika mayoritas masyarakat masih melihat upaya pemerintah bekerja dalam koridor yang benar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2026).
Survei tersebut juga mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi persepsi positif masyarakat terhadap Presiden Prabowo. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi faktor yang paling banyak disebut responden, yakni sebesar 15,7 persen. Selain MBG, sebanyak 12,5 persen responden menilai Prabowo terlihat aktif dalam pemberantasan korupsi. Kemudian, 11 persen responden menyebut pemberian bantuan sosial sebagai alasan mereka memiliki persepsi positif terhadap Presiden.
Sebanyak 7,2 persen responden menilai program kerja pemerintah telah memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Tak hanya itu, publik juga mengapresiasi karakter kepemimpinan Presiden yang dinilai tegas dan tidak pandang bulu, dengan persentase sebesar 5,8 persen. Sebanyak 4 persen responden menilai Presiden Prabowo mampu bertahan menghadapi berbagai situasi krisis, sementara 3,8 persen menilai kondisi ekonomi menjadi lebih baik. Adapun 3,5 persen responden menilai Presiden Prabowo memiliki kepedulian terhadap rakyat. “Meskipun ada beberapa faktor yang menjadi catatan, tetapi secara umum Presiden Prabowo Subianto masih dianggap bekerja dengan baik,” jelas Dedi.
Survei nasional IPO ini menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar ±2,9 persen. Metodologi ini memberikan gambaran representatif mengenai opini publik di tingkat nasional.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengklaim prestasi-prestasi nyata yang telah diraih selama menjabat sebagai Presiden. Ia mencontohkan pembangunan ribuan jembatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Prestasi-prestasi kita riil, sekian ribu jembatan yang kita bangun, jembatan yang dirasakan oleh rakyat. Rakyat teriak dan melalui teknologi, kita segera tangkap, kita segera tanggap, kita bereaksi,” ujar Prabowo dalam pidatonya pada acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

