Personel gabungan Operasi Damai Cartenz 2026 dan Satgas Amole 2026 melakukan penindakan terhadap seorang pria berinisial GW yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). GW diduga terlibat dalam sejumlah kasus penembakan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Penindakan dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut dari penyelidikan dan pengembangan informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan.
Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan penegakan hukum, personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan serta tetap berpedoman pada hukum yang berlaku. Dalam penindakan tersebut, GW dilaporkan mengalami luka. Setelah itu, anggota kelompoknya diduga memberikan pertolongan dan membawa GW meninggalkan lokasi menuju kawasan hutan.
GW tercatat dalam DPO atas sejumlah perkara pidana, termasuk dugaan penembakan terhadap sebuah kendaraan di kawasan Mile 69, Tembagapura, pada November 2017. Peristiwa itu menyebabkan seorang korban mengalami luka pada bagian paha. GW juga diduga terlibat dalam penyerangan dan penembakan di kawasan perkantoran PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, pada Maret 2020. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga negara Selandia Baru meninggal dunia dan dua karyawan lainnya mengalami luka.
Kombes Yusuf Sutejo menyatakan bahwa langkah penindakan ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap target yang telah masuk dalam daftar pencarian orang. “Dalam pelaksanaan penegakan hukum, personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan serta tetap berpedoman pada hukum yang berlaku,” ujarnya di Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani, menambahkan bahwa penindakan dilakukan setelah personel melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap GW. “Terhadap GW, yang bersangkutan merupakan target yang telah tercatat dalam DPO terkait sejumlah perkara pidana. Karena itu, langkah yang dilakukan personel merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap target tersebut,” katanya.
Personel Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Satgas Amole 2026 masih melakukan pemantauan dan mengumpulkan informasi untuk mengembangkan penyelidikan terkait keberadaan GW serta situasi keamanan di wilayah Tembagapura. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian terus berupaya melacak pergerakan GW dan kelompoknya di kawasan hutan sekitar.

