• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Monday, November 2, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Prabowo: Rp 52 Triliun Uang Tunai Diselamatkan dari Penertiban Kawasan Hutan

by reporter
October 6, 2026
in Nasional
0

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa total uang tunai yang telah diserahkan Kejaksaan Agung (Kejagung) dari hasil penertiban kawasan hutan mencapai Rp 52 triliun. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan keuangan negara yang diselamatkan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Uang tersebut merupakan hasil kerja keras Satgas PKH yang bekerja dalam dua tahun terakhir.

“Hari ini sekali lagi kita menyaksikan hasil nyata dari kerja keras Satgas PKH yang terdiri dari tadi disebut 12 institusi bekerja sama dalam rangka menyelamatkan dan mengamankan kekayaan negara,” kata Prabowo dalam acara tersebut.

Menurut Kepala Negara, penyerahan keuangan negara dari hasil penertiban kawasan hutan ini bukan yang pertama. “Acara seperti ini sudah yang ke-8 kali. Dan total uang tunai yang diserahkan kurang lebih sudah Rp 52 triliun. Rp 52 triliun itu sekitar 3 miliar dolar. Yang kita selamatkan dalam dua tahun,” sambungnya. Dalam acara itu, Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan uang senilai Rp 13,24 triliun hasil denda administratif Satgas PKH di Kejagung.

Selain uang tunai, Prabowo mengatakan Satgas PKH juga telah menyelamatkan 6,2 juta hektare lahan yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 400 triliun. Ia menyebut uang dan lahan tersebut akan hangus apabila tidak diselamatkan. “Kalau tidak kalian selamatkan, ini hangus. Ini kekayaannya hilang. 6 juta (hektare) ini nilainya mungkin lebih dari 100 triliun. Lebih dari Rp 100 triliun. Nilainya dihitung hampir Rp 400 triliun,” tuturnya.

Untuk itu, Prabowo mengapresiasi kerja keras Satgas PKH yang telah menyelamatkan kekayaan negara dan menyerahkannya kepada kas negara. Ia mengaku memahami banyak tantangan dan perlawanan yang dihadapi aparat saat melakukan penertiban di lapangan.

“Perlawanan-perlawanan ini kita tahu semua, datang dari unsur-unsur yang menikmati korupsi. Unsur-unsur yang menikmati kecurangan-kecurangan. Unsur-unsur yang menikmati pencurian dan perampokan kekayaan negara. Mereka, kita tahu mereka kuat,” jelas Prabowo.

Menurut dia, pertentangan akan selalu ada dalam kehidupan manusia, khususnya apabila berada di jalan yang benar dan ingin membela kebenaran. “Tantangan ini selalu ada, kita paham itu. Pilihannya adalah pada diri kita. Apakah kita berani memilih jalan kebenaran atau kita menyerah kepada kekuatan yang serakah, kekuatan yang tidak setia kepada bangsa ini, kekuatan yang menghina rakyat, kekuatan yang bekerja agar Indonesia terus miskin. Padahal kita negara yang sangat kaya,” pungkas Prabowo.

Previous Post

9 Kandidat Sekda Blora Bakal Jalani Uji Gagasan dan Wawancara

Next Post

13,3 Juta Buruh Dijadwalkan Terima Subsidi Rp900 Ribu Lewat BSU 2026, Pencairan Masih Jadi Tanda Tanya

reporter

reporter

Next Post

13,3 Juta Buruh Dijadwalkan Terima Subsidi Rp900 Ribu Lewat BSU 2026, Pencairan Masih Jadi Tanda Tanya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.