Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk membahas upaya pengentasan masalah narkoba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/9/2026). Dalam rapat tersebut, Prabowo juga mengajak salah satu peneliti sekaligus dosen Universitas Indonesia (UI) untuk berdiskusi mengenai persoalan narkoba. Langkah ini menandai keterlibatan perguruan tinggi dalam pembahasan kebijakan penanganan narkotika di tingkat pemerintah pusat.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa dirinya diminta membawa peneliti UI ke rapat tersebut. “Pengentasan permasalahan narkoba, ya. Jadi tadi saya juga diminta membawa salah satu peneliti, dosen UI, kaitannya dengan narkoba, ketergantungan, dan seterusnya,” kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Brian mengatakan perguruan tinggi telah melakukan penelitian terkait berbagai jenis narkoba maupun penggunanya. Hasil penelitian yang dikembangkan di kampus nantinya akan disinergikan dengan kebutuhan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Kesehatan. “Jadi, mana hasil-hasil penelitian yang sudah dikembangkan di kampus, kita akan sinergikan dengan kebutuhan yang ada di BNN, atau terapi, atau Kementerian Kesehatan. Itu topiknya, ya,” jelasnya.
Menurut Brian, salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah vape yang mengandung narkoba. Pembahasan juga mencakup teknologi untuk mendeteksi narkoba hingga penanganannya. “Ya, semuanya, ya. Semua, apa, hal-hal yang terkait narkoba. Apakah teknologinya, untuk mendeteksinya, penyembuhannya, barangkali barang yang disita pemanfaatannya seperti apa. Nanti saya laporkan setelah (rapat) ini,” tutur Brian.
Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria. Kehadiran sejumlah pejabat itu menunjukkan pembahasan mencakup aspek riset, terapi, penindakan, hingga pemanfaatan barang yang disita.
Pemerintah mendorong sinergi antara hasil riset kampus dan kebutuhan lembaga seperti BNN serta Kemenkes. Rapat terbatas ini menjadi bagian dari upaya pengentasan permasalahan narkoba yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga. Brian menyatakan akan melaporkan hasil rapat setelah pertemuan berlangsung.




