• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, November 6, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

KemenHAM Desak Pengusutan Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

by reporter
September 11, 2026
in Nasional
0

Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI mendesak pengusutan tuntas atas penembakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tewas dalam peristiwa pada Rabu (9/9) di Distrik Muliama. Juru Bicara KemenHAM Thomas Harming Suwarta mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai pembunuhan keji terhadap warga sipil yang sedang mencari nafkah.

Dalam keterangannya yang dikutip dari Antara pada Jumat (9/11/2026), Thomas menyatakan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan prinsip penghormatan serta pelindungan hak asasi manusia. “KemenHAM RI mengecam keras penembakan tiga warga sipil di Jayawijaya ini. Pembunuhan ini sangat keji, terhadap warga sipil yang sedang mencari penghidupan atau nafkah di Papua. Kami juga meminta agar pelaku diusut tuntas dan dihukum,” ujarnya.

Peristiwa berdarah itu terjadi ketika rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah mengantar bantuan pangan berupa ternak babi kepada masyarakat di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima. Di wilayah Distrik Muliama, rombongan tersebut ditembak dan tiga ASN dilaporkan meninggal dunia. Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kelompok yang bertanggung jawab.

Menanggapi narasi yang beredar dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menyebut korban sebagai agen intelijen, Thomas menegaskan bahwa KemenHAM tidak memiliki kompetensi menilai klaim tersebut. “Kami pun tidak paham apakah mereka agen intelijen atau tidak sebagaimana narasi beredar dari kelompok KKB, tapi yang pasti mereka adalah warga sipil yang sedang mencari penghidupan di Papua. Pembunuhan terhadap warga sipil ini tidak bisa dibenarkan,” kata dia.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani sebelumnya menyatakan bahwa hasil penyelidikan sementara menduga pelaku penembakan berasal dari KKB Kodap III Ndugama. Namun, aparat masih mendalami identitas pelaku yang terlibat. Proses penegakan hukum terus berjalan untuk mengungkap kasus ini.

KemenHAM meminta seluruh pihak yang terlibat dalam konflik di Papua menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi. “Konflik ini tidak boleh mengorbankan warga sipil, serta meminta para pihak untuk sama-sama menahan diri,” tegas Thomas. Kementerian juga mendorong penyelesaian persoalan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia.

KemenHAM menegaskan bahwa keselamatan dan penghormatan terhadap hak warga sipil harus menjadi perhatian bersama dalam setiap situasi kekerasan. Langkah-langkah yang mengutamakan keselamatan masyarakat dan mencegah jatuhnya korban berikutnya perlu diutamakan oleh semua pihak.

Previous Post

Kekeringan di Desa Somogede, Pemkab Wonosobo Suplai Air Bersih

Next Post

Harga Minyak Naik, APBN Butuh Strategi Jitu

reporter

reporter

Next Post

Harga Minyak Naik, APBN Butuh Strategi Jitu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.