Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Toraja bertambah menjadi 173 orang. Informasi ini disampaikan pada Jumat, 4 September 2026, berdasarkan laporan terbaru dari pihak berwenang setempat.
Sebelumnya, jumlah kasus masih lebih rendah, namun kini total mencapai 173 siswa. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai kondisi para siswa atau penyebab pasti keracunan. Pihak terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan sumber kontaminasi dan memastikan penanganan yang tepat bagi para korban.
Program MBG merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi pelajar di berbagai daerah. Kasus keracunan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan pangan di lingkungan sekolah. Orang tua dan masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan evaluasi menyeluruh segera dilakukan terhadap distribusi serta kualitas makanan yang diberikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan atau Dinas Kesehatan setempat mengenai perkembangan penanganan kasus. Namun, para siswa yang terdampak dilaporkan telah mendapatkan perawatan medis. Pihak sekolah juga telah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap makanan yang disajikan dalam program MBG.




