• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, September 18, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Perawatan Sumber Air di Gua Keceme Gunungkidul untuk Antisipasi Kekeringan

by reporter
August 7, 2026
in Daerah
0

Warga di kawasan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan perawatan sumber air di Gua Keceme. Kegiatan ini bertujuan menjaga ketersediaan pasokan air bersih selama musim kemarau. Gua Keceme merupakan salah satu sumber air bawah tanah yang penting bagi masyarakat setempat, terutama saat kemarau panjang melanda.

Gunungkidul dikenal sebagai daerah karst yang minim air permukaan. Sebagian besar warga bergantung pada sumber air bawah tanah seperti sungai bawah tanah dan mata air di gua-gua. Gua Keceme menjadi salah satu andalan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, baik untuk minum, mandi, maupun irigasi terbatas.

Kegiatan perawatan yang dilakukan meliputi pembersihan area sekitar sumber air, pengecekan saluran, dan pengendalian sedimen. Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah penyumbatan dan menjaga kualitas air tetap baik. Perawatan rutin menjadi kunci agar sumber air tidak mengering atau tercemar selama musim kemarau.

Musim kemarau di Gunungkidul sering menyebabkan kekeringan di beberapa desa. Sumber air permukaan seperti sungai dan sumur dangkal cepat habis. Oleh karena itu, perawatan sumber air bawah tanah menjadi prioritas bagi komunitas lokal dan pemerintah desa. Kegiatan di Gua Keceme merupakan bagian dari upaya kolektif untuk memastikan ketahanan air.

Warga yang terlibat dalam perawatan ini umumnya berasal dari desa-desa sekitar gua. Mereka secara sukarela membersihkan dan memelihara akses ke sumber air. Gotong royong semacam ini sudah menjadi tradisi di Gunungkidul untuk menghadapi tantangan alam.

Dengan perawatan yang konsisten, diharapkan pasokan air bersih dari Gua Keceme dapat terus mengalir meskipun musim kemarau berkepanjangan. Upaya ini juga menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa. Keberlanjutan sumber air sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat.

Previous Post

Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejaksaan Agung dengan Rompi Pink dan Borgol

Next Post

Golkar Ingatkan Mekanisme Pengganti Kepala Daerah jika Pilkada Tanpa Wakil Diterapkan

reporter

reporter

Next Post

Golkar Ingatkan Mekanisme Pengganti Kepala Daerah jika Pilkada Tanpa Wakil Diterapkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

12 Merek Beras Fortifikasi Ditarik dari Peredaran

September 18, 2026

Jakarta Selatan Perluas Penghijauan untuk Tekan Polusi dan Perbaiki Kualitas Udara

September 18, 2026

Pegawai Disdukcapil Semarang Diduga Terlibat Pembuatan KTP Palsu, Tarif Rp500 Ribu

September 18, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.