Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Banyumas menandai dimulainya kepengurusan di tingkat cabang. Momen tersebut disoroti Erik, yang menyebut pelantikan ini sebagai titik awal sekaligus tanggung jawab baru bagi para pengurus yang dilantik.
“Ini awal dan tanggung jawab baru,” ujar Erik dalam keterangannya terkait pelantikan DPC Gekrafs Banyumas.
Gekrafs merupakan organisasi yang bergerak di ranah ekonomi kreatif nasional dan memiliki struktur kepengurusan hingga tingkat cabang di daerah. Keberadaan DPC di tingkat kabupaten dan kota menjadi ujung tombak organisasi dalam menjangkau para pelaku ekonomi kreatif, mulai dari perorangan, komunitas, hingga usaha kecil yang mengandalkan gagasan dan kreativitas sebagai nilai utama.
Pelantikan kepengurusan cabang umumnya menjadi penanda resminya struktur organisasi di suatu wilayah, sekaligus titik mulai bagi pengurus untuk menjalankan program kerja. Bagi organisasi yang bergerak di sektor ekonomi kreatif, keberadaan pengurus di daerah berperan penting karena potensi subsektor kreatif sangat bergantung pada karakteristik dan kekhasan masing-masing wilayah.
Banyumas sendiri merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan beragam aktivitas ekonomi kreatif yang tumbuh dari masyarakat, mulai dari kuliner, kriya, hingga seni pertunjukan dan konten digital. Kondisi itu menjadikan kehadiran organisasi di tingkat cabang relevan sebagai wadah kolaborasi dan pendampingan bagi para pelakunya.
Melalui pelantikan ini, Erik menegaskan bahwa posisi pengurus bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang menuntut kerja nyata. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepengurusan DPC Gekrafs Banyumas diharapkan mampu menjalankan perannya dalam mendorong perkembangan ekosistem ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Dengan struktur kepengurusan yang telah dilantik, langkah berikutnya berada pada tangan para pengurus untuk menerjemahkan tanggung jawab baru itu menjadi program dan kegiatan yang berdampak bagi para pelaku ekonomi kreatif di Banyumas.




