• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Monday, November 2, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Ratusan Warga Wonosari Gunungkidul Gelar Tradisi Rasulan, Arak Gunungan Hasil Bumi

by reporter
October 2, 2026
in Daerah
0

Ratusan warga Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, kembali menggelar upacara adat Rasulan atau Bersih Desa pada Rabu (30/9/2026). Tradisi tahunan ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil panen sekaligus permohonan keselamatan bagi seluruh masyarakat setempat.

Rasulan merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Gunungkidul yang sarat akan nilai budaya dan semangat gotong royong. Penyelenggaraannya tahun ini menyedot perhatian masyarakat setempat serta wisatawan yang datang menyaksikan jalannya prosesi. Rangkaian acara diawali dengan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan oleh warga, sebelum berlanjut ke puncak prosesi berupa Kirab Gunungan hasil bumi.

Dalam prosesi kirab, warga dari berbagai padukuhan mengarak gunungan yang disusun rapi dari sayur-mayur, buah-buahan, serta makanan tradisional seperti nasi tumpeng dan ingkung ayam. Kirab gunungan ini melambangkan kesuburan tanah Gunungkidul dan kebersamaan warga. Setelah diarak, gunungan tersebut didoakan bersama dalam acara kenduri sebelum akhirnya dibagikan kepada masyarakat.

Lurah setempat menyampaikan bahwa Rasulan bukan sekadar pesta rakyat, melainkan warisan leluhur yang harus terus dijaga. “Tradisi ini adalah wujud nyata rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah hasil panen. Selain itu, Rasulan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk semangat gotong royong, dan melestarikan seni budaya lokal di tengah era modern,” ujarnya.

Kemeriahan Rasulan tahun ini ditutup dengan berbagai panggung hiburan rakyat dan pentas seni budaya. Sejumlah pertunjukan disiapkan, mulai dari reog, jathilan, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menjadi magnet bagi warga untuk berkumpul hingga akhir acara.

Melalui penyelenggaraan upacara adat ini, Pemerintah Kalurahan bersama masyarakat berharap kemakmuran, kedamaian, dan kesejahteraan selalu menyertai seluruh warga Wonosari, Gunungkidul, pada musim-musim tanam berikutnya.

Bagi masyarakat Gunungkidul, Rasulan tidak hanya berfungsi sebagai ajang syukuran panen, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antarwarga lintas padukuhan. Kegiatan kerja bakti yang mendahului prosesi kirab menunjukkan bahwa tradisi ini menempatkan kebersamaan sebagai bagian penting dari penyelenggaraannya, sementara ragam pentas seni yang ditampilkan memperlihatkan upaya warga merawat kesenian lokal agar tetap dikenal generasi berikutnya.

Previous Post

Kafilah MAPSI Kemranjen Dibekali dan Dilepas Menuju Lomba Tingkat Kabupaten Banyumas

Next Post

5.200 UMKM di Banyumas Ikuti Kelas Inkubasi Bisnis untuk Naik Kelas

reporter

reporter

Next Post

5.200 UMKM di Banyumas Ikuti Kelas Inkubasi Bisnis untuk Naik Kelas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.