• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, November 6, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Pramuka MTs Ma’arif NU 1 Kedungbanteng Asah Disiplin Lewat Latihan PBB dan Semaphore

by reporter
September 12, 2026
in Daerah
0

Kedungbanteng – Sebanyak puluhan anggota Pramuka Penggalang MTs Ma’arif NU 1 Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, mengikuti latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan semaphore pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut bertujuan membangun disiplin, konsentrasi, ketepatan, keberanian, dan kekompakan para peserta. Sejak awal, para Penggalang diarahkan untuk mengikuti setiap instruksi dengan sungguh-sungguh sehingga suasana latihan aktif, tertib, dan penuh semangat.

Latihan dibuka oleh Ka. Gudep 05.921, Muhamad Syariffudin. Dalam pembukaan, ia memberikan motivasi agar seluruh anggota mengikuti kegiatan dengan serius. Materi PBB yang diberikan mencakup sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, serta berbagai gerakan berdasarkan aba-aba. Setiap gerakan harus dilakukan secara tepat dan serentak, sehingga peserta dituntut memiliki konsentrasi tinggi dan mampu menyesuaikan diri dengan anggota regunya. Dari latihan ini, peserta belajar bahwa kekompakan tidak terbentuk instan, melainkan membutuhkan kedisiplinan, latihan berulang, dan kesediaan untuk saling memperbaiki kesalahan.

“Ikuti setiap latihan dengan sungguh-sungguh. Jangan takut salah, karena dari latihan kita belajar menjadi lebih baik. PBB mengajarkan kedisiplinan dan kekompakan, sementara semaphore melatih ketelitian serta kemampuan berkomunikasi,” pesan Muhamad Syariffudin kepada para Penggalang. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kegiatan kepramukaan bukan sekadar penguasaan teknik, melainkan proses pembentukan karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah PBB, kegiatan dilanjutkan dengan materi semaphore. Para peserta belajar mengenali posisi dan kode gerakan bendera untuk menyampaikan pesan secara visual. Mereka dituntut mengingat berbagai posisi tangan, memahami kode dengan cepat, serta memastikan pesan yang dikirim dapat diterima dengan benar oleh anggota lain. Latihan semaphore menjadi tantangan tersendiri karena kesalahan kecil dalam posisi bendera dapat mengubah pesan yang disampaikan. Kondisi ini mendorong peserta untuk lebih teliti, fokus, sabar, dan tidak mudah menyerah saat menemui kesulitan menghafal atau menerjemahkan sandi.

Muhamad Syariffudin juga mengingatkan agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti sebagai kemampuan teknis di kegiatan Pramuka. Nilai disiplin, tanggung jawab, percaya diri, komunikasi, dan kerja sama diharapkan dapat diterapkan di berbagai lingkungan. “Keterampilan yang diperoleh dalam latihan hendaknya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. Pramuka harus mampu membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan siap bekerja sama dengan orang lain,” lanjutnya. Pesan tersebut menegaskan bahwa setiap latihan memiliki nilai pendidikan untuk membentuk kebiasaan positif.

Suasana latihan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para Penggalang tampak berusaha memperbaiki gerakan PBB agar semakin seragam, sekaligus mencoba memahami kode semaphore dengan tepat. Ketika terjadi kesalahan, peserta kembali mengulangi gerakan dan saling membantu agar dapat menyelesaikan latihan dengan baik. Proses ini menjadi pengalaman belajar penting karena peserta memahami bahwa keberhasilan sebuah regu tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan juga koordinasi, komunikasi, dan kemauan untuk saling mendukung. Latihan juga menjadi ruang membangun rasa percaya diri dan keberanian tampil di hadapan teman-teman.

Melalui latihan rutin PBB dan semaphore, Pramuka Penggalang MTs Ma’arif NU 1 Kedungbanteng diharapkan semakin memiliki karakter disiplin, tangguh, komunikatif, teliti, dan mampu bekerja dalam tim. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya terampil dalam kepramukaan, tetapi juga berkarakter sesuai nilai-nilai yang diajarkan. Langkah boleh tegap, tetapi karakter harus tetap mantap. Sandi boleh sederhana, tetapi pesan tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan kerja sama harus terus melekat dalam diri setiap Penggalang.

Previous Post

BPBD Kebumen Salurkan Air Bersih ke Wilayah Paling Kering

Next Post

Bupati Kebumen Buka Musda IV PPDI, Ajak Perangkat Desa Jaga Kondusivitas

reporter

reporter

Next Post

Bupati Kebumen Buka Musda IV PPDI, Ajak Perangkat Desa Jaga Kondusivitas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.