• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Thursday, September 17, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Latihan Semaphore dan Morse di MI Ma’arif NU Karangnangka Asah Fokus dan Kekompakan Pramuka

by reporter
September 11, 2026
in Daerah
0

Anggota Pramuka Siaga MI Ma’arif NU Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, mengikuti latihan semaphore dan morse pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keterampilan kepramukaan sekaligus upaya mengasah kemampuan komunikasi, ketelitian, konsentrasi, dan kerja sama. Latihan dikemas secara aktif dan menyenangkan, sehingga peserta tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan tersebut.

Latihan berlangsung di lingkungan sekitar madrasah dengan memperkenalkan dua keterampilan komunikasi khas kepramukaan, yaitu semaphore dan morse. Semaphore menggunakan gerakan dua bendera dengan posisi tertentu untuk menyampaikan huruf atau pesan, sedangkan morse menggunakan kombinasi kode yang harus diterjemahkan secara tepat. Peserta dilatih untuk mengamati instruksi, mengingat pola, kemudian mengirim maupun menerima pesan. Proses ini membuat latihan terasa seperti permainan yang menantang sekaligus memberikan pengalaman belajar. Kesalahan membaca atau mengirim kode menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendorong peserta untuk terus mencoba hingga mampu melakukannya dengan benar.

Dalam kegiatan tersebut, Kamabigus MI Ma’arif NU Karangnangka, Kak Sugeng, memberikan motivasi kepada seluruh anggota Pramuka agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Menurutnya, keterampilan semaphore dan morse tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis kepramukaan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun karakter peserta didik. Kemampuan memperhatikan kode, menunggu giliran, menyampaikan pesan, dan memastikan informasi diterima dengan benar membutuhkan ketelitian sekaligus kedisiplinan.

“Jangan takut salah dan jangan mudah menyerah. Dalam Pramuka, setiap kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah terus mencoba, saling membantu, dan membangun kekompakan,” ujar Kak Sugeng saat memberikan motivasi kepada peserta.

Semangat tersebut terlihat dalam proses latihan ketika anggota Pramuka mencoba mengirim dan menerima pesan bersama teman satu regu. Mereka dituntut untuk saling memperhatikan agar pesan yang disampaikan tidak mengalami kesalahan. Ketika terdapat kode yang belum dipahami, peserta belajar meminta bantuan dan mendiskusikannya bersama. Situasi ini secara tidak langsung melatih kemampuan komunikasi interpersonal, kesabaran, serta sikap saling menghargai. Dengan metode praktik, peserta juga belajar bahwa keberhasilan sebuah regu tidak hanya ditentukan oleh kemampuan satu orang, tetapi membutuhkan kontribusi dan kekompakan seluruh anggota.

Kak Sugeng juga mendorong peserta didik untuk menjadikan latihan kepramukaan sebagai kesempatan meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri. Setiap anggota diberi ruang untuk mencoba tanpa takut melakukan kesalahan. “Pramuka bukan hanya tentang bisa berkemah atau menggunakan perlengkapan, tetapi bagaimana kita belajar disiplin, bertanggung jawab, kompak, dan siap menghadapi berbagai tantangan,” tambahnya.

Latihan semaphore dan morse menjadi bagian dari pembelajaran karakter di luar kelas. Aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dan kerja sama tersebut mendorong peserta memiliki sikap sabar, cermat, komunikatif, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan kepedulian terhadap teman dapat tumbuh melalui kegiatan rutin. Kegiatan ditutup dengan penguatan dan evaluasi latihan. Peserta diharapkan semakin memahami pentingnya komunikasi yang tepat dalam kehidupan sehari-hari serta mampu menerapkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dari latihan semaphore dan morse, mereka belajar bahwa pesan yang baik membutuhkan ketelitian, fokus, dan kerja sama. Semangat yang tumbuh dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi lahirnya generasi Pramuka yang cerdas, terampil, disiplin, kompak, percaya diri, dan berkarakter.

Previous Post

PSIS Semarang Menang 2-1 atas PSPS Berkat Gol Lorensius Sabda

Next Post

PWI Jateng Desak Oknum Guru di MTsN 1 Rembang Minta Maaf Usai Halangi Wartawan

reporter

reporter

Next Post

PWI Jateng Desak Oknum Guru di MTsN 1 Rembang Minta Maaf Usai Halangi Wartawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Detailed_analysis_concerning_https_bet-label_eu_and_innovative_sportsbook_platfo

September 17, 2026

Eccezionali_soluzioni_e_diva-spin_it_com_per_ottimizzare_le_tue_campagne_pubblic

September 17, 2026

Beachtliche_Pflanzenvielfalt_entdecken_mit_spinanias_com_de_für_Ihren_Gartenber

September 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.