Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9/2026) sore. Insiden ini menewaskan satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan seorang anak. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh mobil listrik yang menabrak kendaraan lain, kemudian oleng dan menghantam sepeda motor yang ditumpangi korban.
Saksi mata di lokasi, Asep, menuturkan bahwa kecelakaan bermula saat arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang lengang. Kondisi jalan yang merupakan turunan membuat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. “Mobil listrik yang paling belakang menabrak kendaraan di depannya secara beruntun lalu oleng ke kanan dan menabrak tiang listrik,” ujar Asep di lokasi kejadian.
Asep menjelaskan, sepeda motor yang ditumpangi ketiga korban berada di pinggir jalan saat insiden terjadi. Motor tersebut tersambar oleh kendaraan yang hilang kendali, menyebabkan benturan keras. Ketiga penumpangnya meninggal dunia. Anak yang dibonceng sempat terseret ke kolong kendaraan pada bagian depan.
“Anak kecilnya terlepas dari motor dan masuk ke kolong ban mobil paling depan. Pengendara pria sempat kritis dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit,” tutur Asep. Berdasarkan informasi yang beredar di sekitar lokasi kejadian, para korban diduga merupakan warga kawasan Meruya, Jakarta Barat.
Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menyatakan petugas telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi. “Penyebab sementara kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” katanya.
Kecelakaan beruntun ini menjadi perhatian karena menewaskan satu keluarga secara bersamaan. Pihak kepolisian belum merinci identitas korban, namun proses penyidikan terus dilakukan untuk memastikan faktor penyebab, termasuk kemungkinan masalah teknis pada mobil listrik atau faktor kelalaian pengemudi. Petugas piket Yanmas Laka juga telah berada di lokasi untuk mendukung penyelidikan.
Peristiwa ini menambah catatan kecelakaan di kawasan Kembangan yang kerap rawan karena kondisi jalan menurun dan arus kendaraan yang cukup padat. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di turunan. Polisi juga mengimbau pengemudi untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara guna menghindari insiden serupa.




