Korban kecelakaan laut (laka laut) atas nama Dar (56), seorang petani asal Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat menjaring ikan. Jenazah korban ditemukan di perairan sekitar Pantai Brecong, Sabtu 5 September 2026 sekitar pukul 08.20 WIB, dengan jarak kurang lebih tiga kilometer dari lokasi awal kejadian.
Peristiwa ini bermula pada Rabu 2 September 2026 pukul 16.00 WIB ketika korban berangkat menuju laut wilayah Desa Entak untuk menjaring ikan. Berdasarkan kebiasaannya, korban seharusnya sudah kembali ke rumah pada tengah malam. Namun, hingga Kamis subuh korban belum kunjung terlihat pulang, sehingga pihak keluarga melakukan pengecekan ke lokasi pantai.
Di lokasi, anak korban sekaligus saksi bernama Luki (24) hanya menemukan sepeda motor dan sepasang sandal milik korban, yang kemudian dilaporkan kepada warga dan perangkat desa setempat. Mendapat laporan tersebut, TRC BPBD Kabupaten Kebumen bersama unsur gabungan langsung bergerak melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa, Forkopimcam, dan Basarnas Cilacap.
Operasi SAR pun digelar sejak Kamis 3 September 2026. Kepala Unit Siaga SAR Kebumen, Rowidin, menjelaskan bahwa operasi yang telah memasuki hari ketiga tersebut membuahkan hasil setelah tim menerima informasi keberadaan korban di tengah laut sejauh kurang lebih 2,22 mil laut atau sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan dan verifikasi.
Setelah dipastikan kebenarannya, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban menuju Pantai Heppii dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi ditutup dan seluruh unsur gabungan dari TNI-Polri, BPBD, SAR Tunas, serta warga sekitar dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko aktivitas melaut, terutama bagi nelayan tradisional yang kerap beroperasi tanpa peralatan keselamatan memadai. Pihak berwenang mengimbau masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan alat keselamatan saat beraktivitas di laut.

