Seorang nelayan bernama Darwaji (55), warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dilaporkan tenggelam di Pantai Entak pada Kamis, 3 September 2026. Tim SAR gabungan dari berbagai unsur dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban yang berangkat melaut sejak Rabu sore dan tidak kunjung kembali.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, korban berangkat melaut untuk menjaring ikan pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga tengah malam, korban tidak pulang ke rumah. Keluarga yang merasa khawatir kemudian melakukan pengecekan ke pantai dan hanya menemukan sepeda motor serta sandal milik korban di lokasi, sementara korban tidak ditemukan.
Mengetahui hal tersebut, keluarga bersama warga dan perangkat desa segera melaporkan kejadian ini untuk proses pencarian lebih lanjut. Laporan tersebut diteruskan ke Pusdalops BPBD Kebumen dan diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap pada pukul 09.52 WIB dengan titik koordinat kejadian di 7°48’9.35″S 109°42’14.03″E. Menindaklanjuti laporan itu, satu tim rescue Unit Siaga SAR (USS) Kebumen diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.07 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 10.41 WIB untuk melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan.
“Pencarian hari pertama dilakukan dengan menyisir sekitar lokasi kejadian dan area perairan Pantai Entak yang berpotensi menjadi tempat keberadaan survivor,” jelas Koordinator USS Kebumen, Rowidin, S.Sos. Upaya penyisiran dilakukan secara intensif di sekitar lokasi kejadian dan area perairan yang diduga menjadi titik terakhir korban.
Hingga pukul 17.00 WIB, upaya pencarian hari pertama belum membuahkan hasil dan korban belum ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara untuk dilanjutkan kembali pada keesokan harinya. Tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan pencarian dengan harapan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Operasi pencarian ini melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri atas USS Kebumen, BPBD Kebumen, PRB Ambal, Bagana Ambal, SAR MTA, SAR Tunas, Tim Siluman Purworejo, serta pihak keluarga dan masyarakat setempat. Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap memastikan koordinasi dengan seluruh unsur terkait akan terus dioptimalkan guna menemukan korban.
Pantai Entak merupakan salah satu pantai di pesisir selatan Kebumen yang dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat. Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko melaut di perairan selatan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Pihak berwenang mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan keselamatan dan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut.




