• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, September 18, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Mahasiswa KKN UIN Saizu Bantu UMKM Tumiyang Kembangkan Identitas Produk melalui Logo dan Label

by reporter
August 11, 2026
in Daerah
0

Pekuncen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Responsif Universitas Islam Negeri (UIN) Saizu Purwokerto melaksanakan kegiatan pembuatan logo dan label kemasan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (8/8/2026) di Rumah Posko Tumiyang RT 04 RW 03, melibatkan Retno Ayu Nurhayati, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), bersama sejumlah pelaku UMKM setempat. Inisiatif ini bertujuan memperkuat identitas produk agar lebih menarik, informatif, dan profesional guna meningkatkan daya saing di pasar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pendampingan dan diskusi dengan para pelaku UMKM untuk menggali kebutuhan serta karakter masing-masing produk. Pendekatan partisipatif ini memungkinkan logo dan label yang dihasilkan tidak hanya memiliki tampilan visual yang menarik, tetapi juga mampu merepresentasikan ciri khas usaha yang dimiliki masyarakat Desa Tumiyang. Retno menjelaskan bahwa proses branding tidak berjalan satu arah, melainkan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan pemilik usaha. “Kami berusaha menyesuaikan konsep branding dengan karakter masing-masing produk dan kebutuhan pelaku UMKM. Harapannya, mereka tidak hanya menerima hasil desain, tetapi juga memahami bahwa identitas visual merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program KKN Responsif yang dirancang untuk memberikan solusi nyata bagi permasalahan di masyarakat. Retno menekankan bahwa logo dan label bukan sekadar elemen estetika, melainkan identitas yang membantu konsumen mengenali produk. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu para pelaku UMKM memiliki identitas produk yang lebih jelas dan menarik. Logo dan label bukan hanya untuk mempercantik kemasan, tetapi juga menjadi bagian dari cara sebuah produk memperkenalkan dirinya kepada konsumen,” kata Retno. Dengan identitas yang konsisten, produk UMKM Desa Tumiyang diharapkan lebih mudah dikenali saat dipasarkan secara langsung maupun melalui platform digital.

Penguatan branding melalui logo dan label kemasan dinilai memiliki manfaat jangka panjang. Kemasan yang informatif memberikan gambaran jelas kepada konsumen tentang produk yang dibeli, sementara tampilan yang profesional dapat meningkatkan kepercayaan. Di tengah persaingan produk yang semakin beragam, aspek visual kemasan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perhatian calon konsumen sebelum memutuskan pembelian. Langkah ini sekaligus menjadi penerapan ilmu dan keterampilan mahasiswa dalam kehidupan nyata, menghubungkan pengetahuan perkuliahan dengan potensi dan tantangan di desa.

Retno berharap pendampingan ini memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan pelaku UMKM. “Kami berharap pendampingan ini dapat memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh pelaku UMKM. Branding yang baik mudah-mudahan menjadi langkah awal agar produk-produk Desa Tumiyang semakin dikenal, memiliki daya tarik, dan mampu berkembang lebih luas,” ungkapnya. Bagi para pelaku UMKM, penguatan identitas produk menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan usaha. Logo dan label yang lebih profesional diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri saat menawarkan produk kepada konsumen.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi UMKM untuk terus berinovasi, baik dalam kualitas produk, kemasan, strategi pemasaran, maupun pemanfaatan teknologi digital guna memperluas jangkauan pasar. Pembuatan logo dan label kemasan di Rumah Posko Tumiyang menjadi contoh bahwa pengembangan UMKM dapat dimulai dari hal-hal sederhana namun strategis. Melalui kolaborasi mahasiswa KKN Responsif UIN Saizu Purwokerto dengan masyarakat, Desa Tumiyang diharapkan mampu menumbuhkan UMKM yang kreatif, berkarakter, dan siap melangkah menuju pasar yang lebih luas.

Previous Post

Harga Telur dan Ayam Anjlok, Peternak Ancam Demo ke Istana Presiden

Next Post

Dr. Ade Muhammad Syamkirana Putra Bahas Struktur Masyarakat Majemuk dalam Diklat Paralegal Angkatan IX

reporter

reporter

Next Post

Dr. Ade Muhammad Syamkirana Putra Bahas Struktur Masyarakat Majemuk dalam Diklat Paralegal Angkatan IX

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

12 Merek Beras Fortifikasi Ditarik dari Peredaran

September 18, 2026

Jakarta Selatan Perluas Penghijauan untuk Tekan Polusi dan Perbaiki Kualitas Udara

September 18, 2026

Pegawai Disdukcapil Semarang Diduga Terlibat Pembuatan KTP Palsu, Tarif Rp500 Ribu

September 18, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.