Dua siswa Pramuka Penggalang dari SMPN 2 Lumbir, Mareta Putri Ristianingsih dan Andra Arkana Alif Nisdianto, resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Pelepasan tersebut menandai langkah awal mereka dalam mewakili sekolah dan Kwartir Ranting Lumbir pada ajang kepramukaan tingkat nasional yang akan digelar pada tahun tersebut.
Kedua siswa ini merupakan anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) yang berpangkalan di SMPN 2 Lumbir. Melalui keikutsertaan mereka, sekolah menegaskan posisinya sebagai salah satu pangkalan Gudep yang aktif dalam mencetak generasi muda berkarakter tangguh. Proses seleksi dan pembinaan yang ketat telah dilalui Mareta dan Andra sebelum akhirnya terpilih sebagai delegasi.
Jambore Nasional merupakan kegiatan perkemahan besar bagi Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Ajang ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan keterampilan, serta menanamkan nilai-nilai kepramukaan seperti kemandirian, gotong royong, dan cinta tanah air. Partisipasi Mareta dan Andra menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN 2 Lumbir dan masyarakat sekitar.
Kepala sekolah dan para pembina Pramuka di SMPN 2 Lumbir menyampaikan apresiasi atas prestasi kedua siswa tersebut. Mereka berharap keikutsertaan ini tidak hanya menjadi catatan prestasi pribadi, tetapi juga menjadi warisan inspiratif bagi gerakan kepramukaan di Kwartir Ranting Lumbir secara keseluruhan. Dukungan dari orang tua, guru, dan teman-teman turut mengiringi persiapan mereka.
Dengan dilepasnya Mareta dan Andra, SMPN 2 Lumbir menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa di bidang non-akademik, khususnya kepramukaan. Keberangkatan mereka ke Jambore Nasional XII Tahun 2026 diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

