Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan kembali mengoperasikan Bus Sekolah Jakarta pada tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 235 armada disiapkan untuk melayani 50 rute di seluruh wilayah Ibu Kota, memberikan layanan gratis bagi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Layanan ini diharapkan membantu mobilitas siswa berangkat dan pulang sekolah di tengah kepadatan lalu lintas Jakarta.
Bus Sekolah Jakarta terbagi dalam dua jenis rute, yaitu reguler dan zonasi. Rute reguler menggunakan bus berukuran sedang dengan kapasitas sekitar 30 penumpang dan melayani jalan-jalan utama. Sementara rute zonasi menggunakan bus lebih kecil berkapasitas sekitar 19 penumpang yang dapat menjangkau jalan lingkungan dan kawasan permukiman sempit. Warna kuning yang menjadi ciri khas bus dipilih agar mudah terlihat oleh pengguna jalan maupun pelajar yang menunggu di titik pemberhentian.
Layanan ini diperuntukkan bagi seluruh pelajar di DKI Jakarta, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Cakupannya meliputi jenjang pendidikan dasar hingga menengah, mulai dari SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MA. Dengan demikian, semua siswa yang bersekolah di Jakarta dapat memanfaatkan fasilitas transportasi umum ini tanpa dipungut biaya.
Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Koharudin, mengatakan bahwa ke depan layanan Bus Sekolah Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, tetapi juga akan dikembangkan menjadi layanan publik yang cerdas, terintegrasi, dan berbasis data. “Melalui Identitas Digital Pelajar, setiap perjalanan dapat dipantau secara real time sehingga memberikan rasa aman bagi peserta didik maupun orang tua,” ujar Koharudin, Kamis (6/8/2026).
Menurut Koharudin, transformasi digital ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan sekolah. Pengelolaan data pengguna yang lebih baik akan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data (data driven policy) serta meningkatkan efektivitas pelayanan. Inovasi ini juga menjadi bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan penguatan konsep Smart Mobility di Ibu Kota.
Saat ini, Bus Sekolah Jakarta telah dimanfaatkan ribuan pelajar setiap hari. Dengan adanya integrasi digital dan pemantauan real-time, diharapkan layanan ini semakin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi siswa serta orang tua dalam mendukung aktivitas pendidikan di Jakarta.




