• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Wednesday, November 4, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

BGN Temukan 950 Dapur MBG Diduga Tak Miliki Sertifikat Sanitasi, Ancam Tutup Permanen

by reporter
August 7, 2026
in Nasional
0

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa sekitar 950 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga tidak mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kepala BGN Sudaryono menyatakan bahwa dapur-dapur yang terbukti tidak layak akan ditutup secara permanen demi keamanan dan kesehatan penerima manfaat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026). Ia menjelaskan bahwa data pasti terkait dapur-dapur yang bermasalah akan diumumkan dalam waktu dekat. “Sampai sejauh ini, kami mendapatkan laporan ada 950 dapur yang kami curigai, sampai dengan hari ini, kemungkinan besar tidak layak sanitasi dan higiene, yang kemungkinan akan kami umumkan di kemudian hari,” ujar Sudaryono.

BGN memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus 2026 bagi dapur-dapur yang sudah beroperasi untuk melengkapi persyaratan SLHS. Sudaryono menegaskan bahwa sertifikat tersebut bukan sekadar syarat administrasi, melainkan syarat mutlak. “Bagi dapur-dapur yang sudah beroperasi cukup lama tapi belum melengkapi SLHS, kami berikan kesempatan terakhir sampai dengan tanggal 10 (Agustus) untuk melengkapi syarat laik higiene dan sanitasi ini, diurus di Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten/kota,” pesannya.

Jika dapur tidak memenuhi standar, BGN tidak segan menutup operasinya secara permanen. “Yang pasti kami tutup secara permanen karena tidak layak secara higiene dan sanitasi. Ini membahayakan keamanan, kesehatan, dan nyawa dari penerima manfaat kita,” tegas Sudaryono. Ia menambahkan, “Manakala dapur itu kemudian tidak layak, ya memang nol. Kalau layak, satu. Jadi kalau mau sebagus apa pun ternyata secara higiene dan sanitasinya itu kemudian tidak layak, maka harus disuspen permanen, kami tutup dapurnya secara permanen.”

Untuk membantu para mitra SPPG, BGN telah mengirimkan surat edaran kepada jajaran di daerah agar memberikan asistensi dan bantuan administrasi yang diperlukan dalam pengurusan SLHS di Dinas Kesehatan setempat. Sudaryono juga menyatakan bahwa BGN terbuka terhadap pengaduan dari mitra yang mengalami kesulitan, seperti dipersulit, diperlambat, atau dipingpong oleh Dinas Kesehatan daerah. “Nah, silakan ini menjadi bagian dari silakan di mengadu kepada kami, berkirim surat kepada kami, atau minta dinasnya bersurat misalnya,” ujarnya.

BGN menegaskan bahwa SLHS merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. Dapur yang dinyatakan tidak layak akan ditutup sepenuhnya, tanpa kompromi. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kesehatan para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.

Previous Post

Kejagung Masih Mendalami Barang Bukti Penggeledahan Kasus Febrie Adriansyah

Next Post

Polisi Tangkap 15 Pria Terduga Pemerkosa Anak di Mamuju, Sulawesi Barat

reporter

reporter

Next Post

Polisi Tangkap 15 Pria Terduga Pemerkosa Anak di Mamuju, Sulawesi Barat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.