Wacana penghapusan posisi wakil kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) kembali mengemuka di ruang publik. Partai Golongan Karya (Golkar) memberikan respons dengan mengingatkan pentingnya mekanisme pengganti kepala daerah jika skenario tersebut benar-benar diterapkan.
Wacana pilkada tanpa wakil belakangan muncul dalam diskusi revisi Undang-Undang Pilkada. Sejumlah kalangan menilai penghapusan posisi wakil dapat menyederhanakan struktur pemerintahan daerah dan mengefisienkan anggaran. Namun, di sisi lain, hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai suksesi kepemimpinan jika kepala daerah berhalangan tetap.
Golkar menekankan bahwa tanpa adanya wakil, pengaturan mengenai pengganti kepala daerah harus dirumuskan secara jelas dalam peraturan perundang-undangan. Partai berlambang pohon beringin itu mengingatkan bahwa mekanisme pengganti sangat penting untuk mencegah kekosongan kekuasaan di daerah.
Menurut Golkar, setiap perubahan sistem pilkada harus mempertimbangkan aspek ketatanegaraan dan kepastian hukum. Pengganti kepala daerah, baik karena meninggal, mengundurkan diri, atau diberhentikan, harus memiliki legitimasi yang kuat dan tidak mengganggu jalannya pemerintahan.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari pemerintah maupun DPR terkait wacana tersebut. Pembahasan masih berlangsung di tingkat legislatif dan melibatkan berbagai partai politik. Golkar berharap agar setiap kebijakan yang diambil dapat menjaga stabilitas pemerintahan daerah dan tidak merugikan kepentingan masyarakat.
Partai Golkar juga menilai bahwa pengalaman daerah selama ini menunjukkan pentingnya peran wakil kepala daerah dalam membantu tugas kepala daerah. Jika posisi itu dihapus, maka beban kerja kepala daerah akan bertambah dan perlu ada mekanisme pendukung lain yang diatur secara detail.
Wacana pilkada tanpa wakil masih menjadi perdebatan. Golkar mengingatkan agar pemerintah dan DPR tidak terburu-buru mengambil keputusan tanpa kajian mendalam, terutama terkait mekanisme pengganti kepala daerah yang harus siap sebelum aturan baru diberlakukan.



