Kepolisian mengamankan 45 unit sepeda motor dalam penindakan terhadap aksi balap liar yang menggunakan kawasan Exit Tol Setono, Pekalongan, sebagai arena. Kawasan tersebut dilaporkan dimanfaatkan sejumlah pihak untuk melakukan aksi balap liar, sehingga aparat melakukan pengamanan terhadap puluhan kendaraan yang diduga terlibat.
Dari 45 motor yang diamankan, tidak disebutkan secara rinci jenis kendaraan, identitas pemilik, maupun kronologi penindakan. Informasi yang tersedia hanya menyebutkan bahwa Exit Tol Setono di Pekalongan menjadi lokasi balap liar dan polisi mengamankan 45 motor dari lokasi tersebut.
Exit tol atau jalan keluar tol kerap menjadi lokasi yang rawan digunakan untuk aktivitas balap liar. Kawasan semacam ini umumnya memiliki jalan lebar, permukaan aspal yang mulus, serta relatif sepi pada jam-jam tertentu, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut membuat sebagian kalangan, khususnya remaja, memanfaatkannya untuk berkumpul dan melakukan aksi balap.
Balap liar sendiri merupakan persoalan yang berulang di berbagai daerah. Selain mengganggu ketertiban umum dan meresahkan pengguna jalan, aktivitas ini berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, baik bagi pelaku maupun warga yang melintas. Aksi balap liar juga sering dikaitkan dengan pelanggaran lalu lintas lain, seperti penggunaan knalpot tidak sesuai standar, berkendara tanpa kelengkapan surat, hingga aksi ugal-ugalan di jalan raya.
Penindakan berupa pengamanan puluhan sepeda motor menjadi salah satu langkah yang biasa dilakukan aparat kepolisian untuk menekan aktivitas tersebut. Langkah ini umumnya disertai dengan patroli rutin, razia kendaraan, serta pembinaan kepada para pelaku yang masih di bawah umur dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai waktu kejadian, jumlah pelaku yang diamankan, proses hukum lanjutan, maupun lokasi penyimpanan barang bukti. Belum diketahui pula apakah pemilik kendaraan akan dikenai sanksi sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.
Kasus di Exit Tol Setono menambah daftar panjang lokasi yang pernah dilaporkan menjadi tempat balap liar. Pengawasan di titik-titik rawan, termasuk kawasan jalan keluar tol, dinilai penting untuk mencegah aktivitas serupa terulang sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di sekitar Pekalongan.




