• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Wednesday, November 4, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Amran Beberkan Penyebab Beras Jadi Penyumbang Inflasi

by reporter
September 3, 2026
in Ekonomi
0

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membeberkan biang kerok yang membuat beras menjadi penyumbang inflasi. Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis, 3 September 2026, dalam keterangan yang diterima media. Amran mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan harga beras terus merangkak naik dan berdampak pada laju inflasi nasional.

Beras merupakan komoditas pangan strategis yang memiliki bobot signifikan dalam perhitungan inflasi di Indonesia. Sebagai makanan pokok mayoritas penduduk, perubahan harga beras langsung memengaruhi daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah. Oleh karena itu, setiap gejolak harga beras selalu menjadi perhatian serius pemerintah dan Bank Indonesia.

Dalam pemaparannya, Amran menjelaskan bahwa gangguan produksi menjadi salah satu penyebab utama. Fenomena cuaca ekstrem yang melanda sejumlah sentra produksi padi dalam beberapa bulan terakhir mengakibatkan penurunan hasil panen. Selain itu, keterlambatan masa tanam dan serangan organisme pengganggu tanaman turut memperparah kondisi pasokan.

Faktor lain yang turut disorot adalah rantai distribusi yang panjang dan tidak efisien. Amran menilai bahwa biaya transportasi dan margin pedagang yang berlapis membuat harga di tingkat konsumen menjadi lebih tinggi. Hal ini diperparah dengan adanya praktik penimbunan oleh oknum yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.

Pemerintah, lanjut Amran, telah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan harga beras. Operasi pasar dan stabilisasi pasokan terus dilakukan di berbagai daerah, termasuk dengan mengoptimalkan peran Bulog. Selain itu, pemerintah mendorong percepatan panen dan perbaikan infrastruktur irigasi untuk meningkatkan produktivitas petani.

Amran menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan beras dalam negeri. Ia juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan, termasuk petani, pedagang, dan konsumen, untuk bekerja sama menjaga stabilitas harga. Dengan langkah yang terkoordinasi, diharapkan tekanan inflasi dari sektor pangan dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Previous Post

Pramono Menunggu Arahan Pemerintah Pusat untuk Giant Sea Wall

Next Post

Warga Panen Ikan Sapu-sapu di Sungai Juwana Pati yang Mengering untuk Dijual ke Pabrik Tepung

reporter

reporter

Next Post

Warga Panen Ikan Sapu-sapu di Sungai Juwana Pati yang Mengering untuk Dijual ke Pabrik Tepung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.