Kontingen Kabupaten Kebumen mencatat prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 yang digelar di Semarang. Hingga Minggu, 6 September 2026, kontingen telah memastikan dua medali emas dari cabang tinju dan satu medali perunggu dari cabang gulat. Dua emas tersebut dipersembahkan oleh atlet putri kategori SMP, sementara perunggu datang dari atlet gulat yang baru pertama kali tampil.
Pada cabang gulat, sejarah baru ditorehkan Kecamatan Pejagoan yang untuk pertama kalinya mengirimkan wakilnya di ajang POPDA. Dari tiga atlet yang diterjunkan, Gilang Prasetyo, siswa SDN Aditirto, berhasil meraih medali perunggu di Kelas 35 Kg Gaya Bebas Putra. Pelatih gulat Kebumen, Betto Aminudin, mengaku pencapaian ini melebihi target awal tim yang hanya mencari pengalaman. “Kami memang berangkat dengan target mencari pengalaman. Namun, mental Gilang luar biasa. Ia tidak gentar meski ini POPDA pertamanya. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain di Pejagoan,” jelasnya.
Dua medali emas tinju datang dari partai final yang berlangsung di Kampus Politeknik PU Gayamsari, Semarang, Sabtu 5 September 2026. Medali emas pertama disumbangkan Kania Syabilla Al Akbar, siswi kelas VIII SMPN 3 Ayah. Ia menang knock out atas lawan asal Banjarnegara pada nomor fly weight SMP 48-50 Kg putri. “Ini pertama kalinya saya ikut POPDA. Senang banget dan enggak nyangka bisa juara satu,” ujar Kania yang berlatih di Camp The Blade Kebumen Ayah.
Emas kedua diraih Gaesna Refano, siswa kelas IX SMPN 4 Gombong. Ia juga memenangkan laga final melalui KO atas lawan asal Kudus. “Saya baru pertama kali ikut POPDA dan langsung dapat emas. Senang sekali,” ungkap atlet binaan Benteng Van der Wijck ini. Kedua atlet tersebut memiliki cita-cita besar: Kania ingin menjadi atlet profesional, sementara Gaesna bercita-cita menjadi anggota militer.
Pelatih tinju Kebumen, Aris Sabarudin, menyampaikan rasa bangganya. Dari sembilan petinju yang dikirim, dua atlet SMP sudah memastikan emas, sementara tiga lainnya masih berjuang di semifinal. “Alhamdulillah dua atlet SMP sudah mendapat emas. Kami menargetkan tiga emas, tapi semoga bisa lebih dari itu,” tuturnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi prestasi. “Mempertahankan itu lebih susah, jadi kami sebagai pelatih dan official harus bekerja lebih keras untuk menjaga konsistensi,” pungkasnya.
Dengan tambahan dua emas dan satu perunggu ini, kontingen Kebumen semakin optimistis mengejar target perolehan medali secara keseluruhan di POPDA Jateng 2026. Keberhasilan atlet pelajar ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Kebumen untuk terus berprestasi di bidang olahraga.

