SEMARANG – Cabang olahraga gulat Kabupaten Kebumen mencatatkan sejarah manis pada debut pertamanya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Kontingen yang baru pertama kali tampil ini berhasil membawa pulang enam medali, terdiri atas satu emas, satu perak, dan empat perunggu.
Kebumen mengirimkan 19 atlet dan 5 ofisial untuk bertanding di Semarang. Meski tergolong baru, para pegulat muda ini tidak hanya berhadapan dengan lawan di atas matras, tetapi juga berjuang melawan keterbatasan fasilitas dan keraguan banyak pihak. Perjuangan keras tersebut akhirnya berbuah manis dengan raihan total enam medali.
Medali emas dipersembahkan oleh Fahara Rufaida Waitomukti, siswi SDN Patukrejomulyo yang turun di kelas 39 kg gaya bebas putri. Sementara itu, medali perak diraih Khaliza Zahra Ramadhani dari SMPN 3 Kebumen pada kelas 47 kg gaya bebas putri. Empat medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet-atlet muda Kebumen dari berbagai kelas.
Di balik deretan medali tersebut, tersimpan pengorbanan besar para atlet. Mereka menjalani latihan pagi buta mulai pukul 05.00 WIB, menghadapi ujian mental saat kekalahan dalam latihan, serta menahan kerinduan kepada orang tua selama bertanding di Semarang. Fahara, yang baru pertama kali tampil di POPDA tingkat provinsi, menjadi salah satu bintang dengan mengalahkan pegulat asal Klaten di babak final melalui kemenangan angka mutlak.
Pelatih tim gulat Kebumen, Betto Aminudin, mengungkapkan kebanggaannya atas perjuangan anak didiknya. “Kami bukan siapa-siapa. Gulat di Kebumen masih baru dan latihannya juga mepet. Tapi anak-anak punya satu hal: mereka mau berjuang untuk Kebumen,” ujarnya. Senada dengan itu, Ketua Pengkab Gulat Kebumen, Dwiyono Waluyo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi dan doa seluruh elemen masyarakat. “Medali ini untuk semua—untuk guru, orang tua, dan seluruh warga Kebumen yang selama ini mendoakan. Ini bukti kalau kita mau memulai, kita pasti bisa,” tuturnya.
Meski cabang olahraga gulat di Kebumen masih seumur jagung, raihan enam medali di POPDA Jateng 2026 ini menanamkan keyakinan kuat bahwa anak-anak Kebumen mampu berbicara banyak dan mengharumkan nama daerah apabila diberikan kesempatan. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi perkembangan olahraga gulat di Kabupaten Kebumen ke depan.

