Ketua Umum PSSI Erick Thohir angkat bicara mengenai wacana penonton tandang (away) dalam kompetisi Super League Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (7/8/2026) di tengah pembahasan aturan suporter yang tengah dikaji oleh federasi dan operator liga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian lengkap mengenai isi pernyataan Erick Thohir. Namun, topik penonton away menjadi salah satu isu hangat di sepak bola Indonesia, terutama setelah larangan ketat suporter tamu pasca-tragedi Kanjuruhan pada 2022. Sejak saat itu, pertandingan Liga 1 hanya dihadiri oleh suporter tuan rumah dengan pengamanan ketat.
Wacana menghidupkan kembali penonton tandang muncul seiring dengan perbaikan infrastruktur stadion dan sistem keamanan. Sejumlah klub dan suporter mendorong agar kebijakan ini direvisi demi mengembalikan atmosfer pertandingan yang lebih hidup. Namun, kekhawatiran akan potensi kerusuhan masih menjadi pertimbangan utama.
Erick Thohir sebelumnya beberapa kali menekankan pentingnya keseimbangan antara keamanan dan semangat kompetisi. Dalam berbagai kesempatan, ia menyatakan bahwa PSSI terbuka terhadap usulan suporter away asalkan ada regulasi yang ketat dan komitmen dari semua pihak. Pernyataan terbarunya diharapkan memberikan arah yang lebih jelas bagi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator.
Publik sepak bola Indonesia kini menanti detail pernyataan Erick Thohir, termasuk kemungkinan adanya uji coba atau tahapan penerapan kembali penonton tandang. Keputusan ini akan berdampak langsung pada jadwal dan tata kelola pertandingan musim depan.

