Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi cuaca berawan pada Jumat, 7 Agustus 2026. Sementara itu, Papua bagian tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga masyarakat diimbau untuk waspada.
Prakirawan BMKG Yuyun Wulandari dalam keterangan resmi yang disiarkan melalui kanal YouTube BMKG, Jumat, menyampaikan prakiraan cuaca secara rinci untuk berbagai wilayah di Indonesia. Diawali dari Sumatra dan Kepulauan Riau, Kota Banda Aceh diprakirakan mengalami udara kabur, sementara Padang akan dilanda asap atau kabut. Kota Tanjung Pinang dan Bandar Lampung diperkirakan berawan, sedangkan Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, dan Palembang diprediksi berawan tebal. Masih di Sumatra, Kota Medan dan Bengkulu diprakirakan akan diguyur hujan ringan.
Beralih ke Pulau Jawa, cuaca di Kota Yogyakarta diprakirakan udara kabur, sedangkan Jakarta, Semarang, dan Surabaya berawan. Kota Serang dan Bandung berpotensi diselimuti awan tebal. Untuk wilayah Kalimantan, Pontianak dan Palangka Raya diprakirakan berawan, sementara udara kabur akan melanda Banjarmasin. Kota Samarinda berpotensi berawan tebal, dan Tanjung Selor akan diguyur hujan ringan.
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Kupang diprakirakan cerah berawan, sedangkan Mataram akan dilanda asap atau kabut. Untuk Sulawesi, Palu diprakirakan udara kabur, Makassar cerah berawan, Manado cerah berawan, sementara Gorontalo dan Kendari berpotensi berawan tebal. Hujan ringan diprakirakan akan mengguyur Mamuju. Di Maluku dan Maluku Utara, Ternate diprakirakan udara kabur, sedangkan Ambon berawan.
Khusus untuk Papua, wilayah Sorong, Manokwari, dan Merauke diprakirakan berawan tebal, sedangkan hujan ringan berpotensi mengguyur Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. BMKG mengingatkan masyarakat agar siaga terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Papua bagian tengah. Peringatan ini dikeluarkan mengingat intensitas hujan yang tinggi dapat memicu banjir atau tanah longsor di daerah rawan.
Prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis data atmosfer terkini yang dilakukan BMKG secara rutin. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.



