Pengamat politik Rocky Gerung dikabarkan resmi menjadi bagian dari lingkaran dalam Istana. Seiring posisi barunya itu, ia disebut membela dua program pemerintah yang tengah menjadi sorotan publik, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Informasi tersebut disampaikan melalui laporan berita yang mengangkat pernyataan sikap Rocky Gerung terhadap kedua program tersebut.
Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas pemerintah berupa penyediaan makanan bergizi secara cuma-cuma bagi sejumlah kelompok sasaran, antara lain peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Program ini dijalankan melalui dapur-dapur penyedia yang tersebar di berbagai daerah dan menjadi salah satu agenda yang paling banyak dibicarakan sejak diluncurkan.
Sementara itu, KDMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah program yang mendorong pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Koperasi ini dirancang sebagai wadah ekonomi masyarakat, termasuk untuk menopang distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas usaha warga di tingkat lokal. Kedua program tersebut sama-sama berada dalam payung kebijakan pemerintah dan menjadi bagian dari agenda yang digulirkan pada periode pemerintahan saat ini.
Posisi Rocky Gerung menyita perhatian karena ia selama ini dikenal sebagai figur yang vokal mengkritik kebijakan pemerintah. Pembelaannya terhadap MBG dan KDMP dibaca sebagai penanda perubahan sikap seiring masuknya ia ke lingkaran Istana. Publik pun menyoroti konsistensi sikap politiknya menjelang dan sesudah berada di dalam struktur kekuasaan.
MBG dan KDMP sendiri tidak lepas dari perdebatan. Sejumlah pihak mempertanyakan kesiapan tata kelola, pembiayaan, serta dampaknya bagi pelaku usaha kecil yang sudah lebih dulu berjalan. Di sisi lain, pendukung program menilai keduanya berpotensi memperkuat layanan dasar dan ekonomi kerakyatan apabila dijalankan dengan pengawasan yang ketat.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi tambahan mengenai bentuk peran Rocky Gerung di lingkaran Istana maupun rincian argumen yang ia sampaikan untuk membela kedua program tersebut. Perkembangan lebih lanjut mengenai sikap dan posisinya masih dinantikan, terutama terkait bagaimana ia akan menempatkan diri di antara kebijakan pemerintah dan kritik publik yang selama ini menjadi ciri pernyataannya.




