• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Wednesday, November 4, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Barat Daya Calang Aceh Jaya, BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami

by reporter
October 4, 2026
in Daerah
0

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah 68 km Barat Daya Calang, Aceh Jaya, pada Minggu (4/10/2026) pagi. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan terjadi pada pukul 06.37 WIB.

BMKG mencatat pusat gempa berada pada koordinat 4,56 Lintang Utara dan 94,97 Bujur Timur. Adapun kedalaman gempa tercatat 26 km. Lokasi episenter yang berada di barat daya Calang membuat wilayah pesisir Aceh Jaya dan sekitarnya berpotensi merasakan getaran, meski hingga kini belum ada laporan rinci mengenai tingkat guncangan di tiap kecamatan.

Dalam keterangan resminya, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pernyataan tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat pesisir yang berada di kawasan rawan bencana, khususnya di sepanjang pantai barat Aceh. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau warga untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang serta BMKG guna memastikan keselamatan bersama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan signifikan akibat gempa tersebut. Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang setempat agar tidak terpengaruh kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Wilayah Aceh secara umum dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas kegempaan yang cukup tinggi karena posisinya berada di jalur pertemuan lempeng tektonik. Kondisi itu membuat guncangan bumi berukuran sedang hingga besar relatif sering terjadi, baik yang berpusat di darat maupun di laut. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana.

BMKG dalam setiap laporan gempa biasanya menyampaikan sejumlah parameter utama, seperti magnitudo, koordinat episenter, kedalaman, serta pernyataan mengenai potensi tsunami. Informasi tersebut menjadi acuan bagi pemerintah daerah, badan penanggulangan bencana, dan masyarakat dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk pengecekan kondisi bangunan dan fasilitas umum di wilayah terdampak.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai dampak gempa. Warga yang merasakan guncangan dapat memeriksa kondisi rumah, memastikan tidak ada keretakan struktural, serta menghubungi aparat setempat apabila menemukan kerusakan. Pemantauan resmi dari BMKG akan terus diperbarui seiring perkembangan data yang dihimpun.

Previous Post

Kapolri Tunjuk Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jawa Tengah

Next Post

Polri Mutasi Besar-besaran: Pejabat Utama hingga 19 Kapolda Diganti

reporter

reporter

Next Post

Polri Mutasi Besar-besaran: Pejabat Utama hingga 19 Kapolda Diganti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

BRI Raih Dua Penghargaan dalam Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 17, 2026

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 182 Titik, Kemensos Gelar Open House Serentak

October 17, 2026

PGRI Jateng Diminta Perjuangkan P3K Jadi PNS dan Nasib Guru Wiyata Bakti

October 17, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.