• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Sunday, September 27, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Penipu Catut Nama Bidan Banyumas Lewat Foto Praktik di WhatsApp

by reporter
September 27, 2026
in Daerah
0

BANYUMAS — Aksi penipuan dengan mencatut nama seorang bidan di Banyumas, Jawa Tengah, terungkap. Pelaku memasang foto praktik di aplikasi WhatsApp untuk menyamar sebagai bidan. Informasi ini diketahui dari judul pemberitaan yang menyebutkan modus tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap, identitas bidan, maupun jumlah korban.

Dalam modusnya, pelaku menggunakan foto yang menunjukkan praktik bidan. Foto itu dipasang di WhatsApp, platform pesan instan yang banyak digunakan masyarakat. Dengan cara itu, pelaku berupaya membuat profilnya tampak meyakinkan. Penipu mencatut nama bidan asal Banyumas tanpa izin. Tidak dijelaskan apakah pelaku juga menggunakan nomor telepon tertentu atau mengirim pesan kepada korban.

Banyumas merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Profesi bidan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Karena kedekatan dengan masyarakat, identitas bidan sering dipercaya. Kondisi itu dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi penipuan. Masyarakat diminta tidak langsung percaya pada akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan.

Penyalahgunaan identitas tenaga kesehatan dapat menimbulkan kerugian ganda. Korban berpotensi kehilangan uang atau data pribadi. Sementara bidan yang namanya dicatut bisa mengalami kerugian reputasi. Kasus serupa juga dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, verifikasi menjadi langkah penting sebelum bertransaksi atau memberikan informasi pribadi.

WhatsApp memiliki fitur verifikasi centang hijau untuk akun bisnis tertentu, tetapi tidak semua pengguna memeriksa. Penipu sering memanfaatkan kelengahan pengguna. Foto profil yang terlihat profesional dapat meningkatkan kepercayaan. Karena itu, pengguna perlu waspada terhadap akun yang tidak dikenal.

Untuk menghindari penipuan, masyarakat disarankan memeriksa nomor dan akun secara cermat. Pastikan identitas bidan sesuai dengan data resmi. Jangan mudah tergiur janji atau permintaan yang tidak wajar. Laporkan akun mencurigakan kepada pihak berwenang atau platform WhatsApp. Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus penipuan yang mencatut nama bidan Banyumas tersebut.

Kasus di Banyumas ini menjadi pengingat bahwa kejahatan digital terus berkembang. Modusnya bisa beragam, mulai dari penipuan jual beli hingga penggalangan dana palsu. Masyarakat diharapkan selalu berpikir kritis. Jika ragu, tanyakan langsung kepada lembaga atau tenaga kesehatan resmi.

Previous Post

KMN Maju Setia 17 Mati Mesin di Perairan Cilacap, 11 ABK Dievakuasi Selamat

Next Post

Jambore Bulan Bakti Karang Taruna 2026 di Jipang Resmi Dibuka, Diikuti 27 Kecamatan se-Banyumas

reporter

reporter

Next Post

Jambore Bulan Bakti Karang Taruna 2026 di Jipang Resmi Dibuka, Diikuti 27 Kecamatan se-Banyumas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

CNN Indonesia Soroti Promo Travel dan Kepercayaan Jemaah Islamic Travel Connect

September 27, 2026

Menteri PU Inspeksi Mendadak Sawah Kekeringan di Bekasi

September 27, 2026

Jambore Bulan Bakti Karang Taruna 2026 di Jipang Resmi Dibuka, Diikuti 27 Kecamatan se-Banyumas

September 27, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.