Perkemahan Satu Hari (Persari) Pramuka Siaga digelar di SD Negeri 1 Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dirancang sebagai wahana pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, keberanian, serta penanaman kecintaan terhadap kegiatan kepramukaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal, dengan mengenakan seragam Pramuka rapi dan mengikuti upacara pembukaan secara tertib.
Persari menjadi ruang belajar di luar kelas yang memberikan pengalaman langsung bagi peserta didik. Upacara pembukaan menandai dimulainya aktivitas sehari yang penuh petualangan bagi para Pramuka Siaga. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak belajar mengikuti aturan, bekerja sama, berani tampil, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Suasana kegiatan sengaja dibuat menyenangkan agar nilai-nilai kepramukaan dapat diterima sesuai usia dan perkembangan mereka, sehingga tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik tetapi juga pendidikan karakter.
Kepala Gugus Depan (Kamabigus) SD Negeri 1 Kalisalak, Kak Nazarudin Adnan, S.Pd., memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti Persari dengan penuh kegembiraan. Ia menekankan pentingnya keberanian mencoba pengalaman baru dan menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari proses belajar. Menurutnya, kepramukaan memiliki nilai pendidikan yang kuat karena anak-anak belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya teori.
“Pramuka bukan hanya tentang seragam dan kegiatan di lapangan. Pramuka mengajarkan kita untuk menjadi anak yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berani, dan mampu bekerja sama dengan teman,” pesan Kak Nazar kepada para peserta. Pesan tersebut menjadi penguatan bahwa Persari memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar kegiatan sehari di sekolah. Melalui aktivitas kepramukaan, peserta didik dilatih menghadapi tantangan dengan sikap positif, membangun kepercayaan diri, serta belajar menghargai dan membantu teman.
Nilai-nilai Dwi Satya dan Dwi Darma diharapkan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi anak-anak, pengalaman sederhana seperti mengikuti upacara, menjalankan tugas kelompok, bermain bersama, atau menyelesaikan tantangan menjadi sarana menumbuhkan karakter secara bertahap. Kak Nazar kembali mendorong peserta agar tidak ragu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Ikuti semua kegiatan dengan semangat dan penuh kegembiraan. Jangan takut mencoba, karena dari keberanian mencoba itulah kalian akan mendapatkan pengalaman dan menjadi pribadi yang lebih tangguh,” lanjutnya.
Kegiatan Persari juga menjadi bagian dari komitmen SD Negeri 1 Kalisalak dalam menjadikan pendidikan karakter sebagai pilar penting pembelajaran. Melalui Pramuka, peserta didik memperoleh ruang belajar aktif, kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Kegiatan ini sekaligus mempererat persahabatan antarpeserta dan melatih kekompakan. Nilai kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, dan kerja sama diharapkan tidak berhenti saat kegiatan usai, tetapi terbawa dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Dengan semangat “Tenda Berdiri, Semangat Mengabdi!”, Persari Pramuka Siaga SD Negeri 1 Kalisalak diharapkan meninggalkan pengalaman positif yang melekat dalam diri peserta. Meski hanya berlangsung satu hari, kegiatan ini menyimpan pesan pendidikan jangka panjang: karakter dibangun melalui kebiasaan, pengalaman, dan keberanian mencoba. Dari halaman sekolah, para Pramuka Siaga belajar menjadi anak yang mandiri, disiplin, percaya diri, dan mampu bekerja sama—bekal untuk tumbuh sebagai generasi muda yang tangguh dan berkarakter.




