Presiden Prabowo Subianto memuji sikap Partai Demokrat yang tenang dan tidak anarkis saat berada di luar pemerintahan. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Menurutnya, Partai Demokrat tidak pernah mencaci maki atau melakukan tindakan destruktif ketika tidak memegang kekuasaan.
Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi cara Partai Demokrat yang dinilainya dewasa dalam berdemokrasi. Ia menyebut partai yang pernah dipimpin oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pernah berada di puncak kekuasaan, namun juga pernah merasakan menjadi oposisi. “Bicara kan harus halus. Pernah di puncak, pernah tidak di puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak,” ujar Prabowo. Ia menegaskan, “Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar.”
Prabowo juga mengaitkan sikap tersebut dengan pengalaman pribadinya yang empat kali kalah dalam pemilihan presiden (Pilpres) sebelum akhirnya menang pada 2024. Ia mengaku selalu legowo menerima kekalahan dan terus mencoba maju lagi. “Saya waktu empat kali tidak menang saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi,” tuturnya. Baginya, sikap saling menghormati meski berbeda pilihan adalah wujud demokrasi Indonesia yang tetap rukun dan bersahabat.
Lebih lanjut, Prabowo menyoroti kesamaan jejak politik dirinya dengan SBY. Keduanya pernah menjadi jenderal TNI sebelum terjun ke dunia politik. Menurut Prabowo, TNI dididik sebagai tentara rakyat yang mengabdi untuk masyarakat, sehingga ketika ingin berkiprah di politik, harus melalui jalur demokrasi. Ia mencontohkan SBY yang membentuk Partai Demokrat setelah pensiun dari TNI, lalu maju sebagai calon presiden dan memenangi dua periode (2004-2014). Prabowo pun melakukan hal serupa dengan mendirikan Partai Gerindra setelah pensiun. “Kalau nyontek yang baik boleh. Saya juga bikin partai, maju ke rakyat minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga,” jelasnya.
Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada SBY dan seluruh kader Partai Demokrat atas dukungan yang diberikan kepadanya pada Pilpres 2024. Ia menilai dukungan tersebut merupakan bagian dari kebersamaan dalam membangun bangsa. Acara HUT ke-25 Partai Demokrat itu juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah tokoh politik lainnya.




