• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, September 18, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Fluktuatif seperti Penyakit Malaria

by reporter
August 19, 2026
in Ekonomi
0

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan yang menarik perhatian publik pada Rabu, 19 Agustus 2026. Ia mengibaratkan harga minyak dunia yang tidak menentu seperti orang yang sedang sakit malaria. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah kesempatan yang tidak disebutkan secara rinci dalam laporan awal, namun langsung menjadi sorotan karena menggunakan analogi yang tidak biasa.

Dalam analoginya, Bahlil menyebut bahwa harga minyak dunia naik turun secara tajam dan tidak dapat diprediksi, mirip dengan gejala demam yang dialami oleh penderita malaria. Demam pada penyakit tersebut datang dan pergi secara tiba-tiba, demikian pula dengan harga minyak yang sering mengalami gejolak dalam waktu singkat. Ia menekankan bahwa kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi negara-negara yang bergantung pada impor minyak, termasuk Indonesia.

Bahlil juga mengingatkan bahwa fluktuasi harga minyak dunia dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketegangan geopolitik, kebijakan produksi negara-negara OPEC, serta perubahan permintaan global. Menurutnya, pemerintah harus tetap waspada dan menyiapkan langkah antisipatif agar gejolak harga minyak tidak berdampak buruk pada perekonomian nasional, terutama terhadap harga energi domestik dan inflasi.

Pernyataan ini muncul di tengah situasi pasar energi global yang masih belum stabil. Para analis mencatat bahwa harga minyak mentah dalam beberapa bulan terakhir memang menunjukkan pergerakan yang volatil, dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi dunia dan dinamika politik di kawasan penghasil minyak. Meskipun demikian, Bahlil tidak menyebutkan angka spesifik atau proyeksi harga, melainkan hanya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi ketidakpastian tersebut.

Sebagai Menteri ESDM, Bahlil sebelumnya juga kerap menyoroti isu ketahanan energi nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi dalam negeri dan diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak. Namun, dalam jangka pendek, gejolak harga dunia tetap menjadi faktor yang perlu dipantau secara cermat.

Analogi yang disampaikan Bahlil ini menuai beragam tanggapan dari publik dan pengamat ekonomi. Sebagian menilai bahwa perumpamaan tersebut cukup tepat untuk menggambarkan ketidakpastian pasar minyak global, sementara yang lain berharap pemerintah dapat memberikan solusi konkret, bukan sekadar pernyataan metaforis. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah spesifik yang akan diambil pemerintah dalam merespons fluktuasi harga minyak dunia.

Previous Post

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 12 Pesawat Terdampak di Banjarbaru

Next Post

Camat Bulakamba Peringatkan Kades Luwungragi: 60 Hari Tak Ngantor Dipecat

reporter

reporter

Next Post

Camat Bulakamba Peringatkan Kades Luwungragi: 60 Hari Tak Ngantor Dipecat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Prabowo Ungkap Alasan Lebih Suka Pidato Spontan tanpa Teks

September 18, 2026

Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi Sejak 1995

September 18, 2026

13 WNA dari Nigeria hingga Rusia Ditangkap di Bali karena Prostitusi

September 18, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.