Dua warga mengalami luka tembak dalam insiden penembakan yang terjadi di sekitar lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. TNI-Polri masih menyelidiki kelompok yang diduga melakukan aksi tersebut, dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi tersangka utama.
Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Robbi Suryadi menyatakan bahwa aparat keamanan langsung bergerak mengamankan warga setelah insiden terjadi. Namun, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan secara pasti kelompok penembak. “Aparat keamanan langsung berupaya mengamankan warga yang berada di sekitar tempat pelaksanaan FBLB-2026, sehingga belum bisa memastikan pelaku penembakan berasal dari kelompok mana,” kata Danrem dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Sabtu (8/8/2026) malam.
Kedua korban penembakan telah diidentifikasi, yaitu Laode Muhammad (43) yang mengalami luka tembak di bagian lutut, dan Salbiah (50) yang mengalami luka tembak di paha kanan. Keduanya segera mendapat penanganan medis di RSUD Wamena. “Kondisi kedua korban yang mengalami luka tembak stabil,” ujar Robbi Suryadi.
Peristiwa ini mewarnai hari terakhir pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem yang berakhir pada Sabtu (8/8). Festival tahunan yang menjadi ikon budaya Papua itu sempat dihentikan sementara akibat insiden tersebut. Warga yang hendak menyaksikan festival menjadi sasaran tembakan yang diduga dilakukan oleh KKB, kelompok bersenjata yang kerap beroperasi di wilayah Papua.
KKB dikenal sebagai kelompok yang kerap melakukan aksi kekerasan dan gangguan keamanan di sejumlah daerah di Papua. Insiden penembakan di sekitar FBLB ini menambah daftar panjang aksi KKB yang mengancam keselamatan warga sipil. TNI-Polri terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penembakan tersebut.
Pihak keamanan mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mempercayakan proses hukum kepada aparat. Sementara itu, kondisi di sekitar lokasi festival mulai kondusif setelah aparat memperketat pengamanan. Korban luka tembak terus dipantau kesehatannya oleh tim medis RSUD Wamena.




