Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai rencana pembukaan 13.000 dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) baru dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (6/8/2026) untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
Isu tersebut sempat menjadi perbincangan publik setelah sejumlah laporan menyebutkan bahwa pemerintah akan segera mengoperasikan ribuan dapur MBG tambahan. Namun, Bos BGN menegaskan bahwa angka tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat.
Dalam klarifikasinya, ia menjelaskan bahwa program MBG terus berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Pemerintah memang menargetkan perluasan jangkauan program, namun pembukaan dapur baru dilakukan secara bertahap dan tidak serentak dalam jumlah sebesar itu. Hal ini untuk memastikan kualitas pelayanan dan distribusi makanan tetap terjaga.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak sekolah dan ibu hamil. Hingga saat ini, sudah terdapat ribuan dapur yang beroperasi di berbagai daerah dan melayani jutaan penerima manfaat setiap harinya.
Kepala BGN juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Ia memastikan bahwa setiap kebijakan terkait MBG akan dikomunikasikan secara resmi melalui saluran yang tepat, sehingga publik dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan publik mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai perkembangan program MBG ke depannya. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan gizi bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang unggul.



