Seorang pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Tasikmalaya, Jawa Barat, memilih mengundurkan diri setelah videonya yang mengejek pasien pengguna BPJS Kesehatan viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026, dan memicu reaksi luas dari masyarakat serta pihak rumah sakit.
Dalam video yang beredar, pegawai tersebut terlihat melontarkan komentar sinis terhadap pasien yang menggunakan kartu BPJS. Tindakan itu langsung menuai kecaman dari warganet yang menilai sikap tersebut tidak profesional dan merendahkan martabat pasien. BPJS Kesehatan sendiri merupakan program jaminan kesehatan nasional yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
Pihak RSUD di Tasikmalaya segera merespons dengan melakukan investigasi internal. Manajemen rumah sakit menyatakan bahwa perilaku pegawai tersebut tidak sesuai dengan standar pelayanan dan nilai-nilai yang dianut institusi. Setelah dilakukan klarifikasi, pegawai yang bersangkutan akhirnya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri secara sukarela.
Keputusan mundur tersebut diterima oleh manajemen RSUD sebagai bentuk tanggung jawab atas tindakannya. Pihak rumah sakit juga menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan masyarakat luas atas insiden yang mencoreng citra pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan kepada seluruh pegawai agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kesetaraan pelayanan bagi seluruh pasien tanpa memandang jenis jaminan kesehatan yang digunakan. Masyarakat berharap agar insiden serupa tidak terjadi lagi dan rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang humanis kepada semua pasien.



