Jakarta, 14 Agustus 2026 – Presiden Prabowo Subianto menerima acungan jempol dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) usai menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Momen hangat itu terjadi saat Prabowo menyalami para mantan pemimpin negara yang hadir di Ruang Paripurna.
Setelah menyelesaikan pidatonya, Prabowo turun dari mimbar dan memberi salam hormat kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Ketua DPD RI Sultan Najamuddin. Ia juga menyalami sejumlah anggota DPR RI yang hadir dalam sidang tahunan tersebut. Kemudian, Prabowo naik ke lantai dua Ruang Paripurna untuk menemui para mantan presiden, mantan wakil presiden, serta keluarga mereka.
Di lantai dua, Prabowo terlebih dahulu mendekati Jokowi yang duduk di dekat anak tangga. Keduanya saling memberi salam hormat dan bercengkrama hangat. Suasana semakin akrab ketika keduanya tertawa kecil bersama. Jokowi sempat memuji pidato kenegaraan Prabowo dengan kata-kata “bagus banget” sambil mengacungkan jempol kanannya.
Setelah berinteraksi dengan Jokowi, Prabowo melanjutkan menyalami Wakil Presiden ke-11 RI Boediono. Tanggapan serupa pun diberikan Boediono yang juga mengacungkan jempol kepada Prabowo. Selanjutnya, Prabowo menghampiri Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan sempat berbincang singkat sebelum meninggalkan kompleks parlemen.
Setelah rangkaian pertemuan tersebut, Prabowo meninggalkan Kompleks Parlemen untuk rehat dan melaksanakan salat Jumat. Ia dijadwalkan kembali menyampaikan pidato Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027 beserta Nota Keuangannya pada pukul 15.42 WIB di tempat yang sama.
Momen pemberian acungan jempol ini menjadi sorotan karena menunjukkan hubungan baik antara Presiden ke-7 dan Presiden ke-8 dalam agenda kenegaraan tahunan. Pidato kenegaraan yang disampaikan Prabowo merupakan bagian dari rangkaian Sidang Tahunan MPR yang rutin digelar setiap bulan Agustus, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarpejabat tinggi negara.


