• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Saturday, September 19, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Progres Pembangunan Stasiun MRT Monas Capai 93,5 Persen, Target Beroperasi Akhir 2027

by reporter
August 10, 2026
in Nasional
0

Proyek pembangunan Stasiun MRT Monas, bagian dari Fase 2A lintas utara-selatan, mencatat kemajuan signifikan. Hingga 25 Juni 2026, progres konstruksi telah mencapai 93,50 persen. Stasiun bawah tanah yang terletak di kawasan cagar budaya Monas ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027, menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua.

Suasana di area konstruksi Stasiun Monas saat ini masih didominasi aktivitas para pekerja. Mereka menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari instalasi mekanikal dan elektrikal, penyempurnaan plafon, hingga pengukuran di sejumlah titik. Material konstruksi masih tersusun rapi di beberapa bagian proyek. Setiap pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi untuk memastikan seluruh komponen stasiun berfungsi sesuai standar keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Pekerjaan yang tersisa meliputi penyelesaian plafon, jalur landai atau ramp access, instalasi pipa mekanikal dan elektrikal (MEP), serta penataan kembali trotoar di sekitar area proyek. Stasiun ini dirancang dengan pendekatan khusus karena berada di kawasan cagar budaya nasional. Pintu masuk utama menggunakan konsep sunken entrance atau pintu masuk semi tenggelam, sehingga bangunan stasiun tidak mendominasi kawasan dan pemandangan menuju Monumen Nasional tetap terjaga.

Salah satu keunikan Stasiun Monas adalah keberadaan skylight atau jendela atap berdiameter sekitar 10 meter di bawah area pintu masuk. Skylight ini memungkinkan cahaya matahari alami masuk hingga ke area stasiun, mengurangi kesan gelap dan tertutup yang identik dengan ruang bawah tanah. Material kaca low-emissivity (low-e) digunakan untuk mengurangi panas matahari, sehingga kenyamanan penumpang tetap terjaga.

Stasiun MRT Monas merupakan bagian dari proyek MRT Jakarta Fase 2A yang membentang dari Bundaran HI hingga Kota. Fase ini melanjutkan Fase 1 yang sudah beroperasi dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Dengan progres yang hampir rampung, lorong-lorong bawah tanah yang kini dipenuhi material konstruksi akan segera berubah menjadi jalur pergerakan ribuan warga Jakarta. Keberadaan stasiun ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan wisata dan pusat pemerintahan di sekitar Monas.

Selain desain yang ramah cagar budaya, stasiun ini juga menyiapkan sejumlah fasilitas untuk kenyamanan penumpang. Meski detail koridor penghubung belum diumumkan secara lengkap, pengembangan stasiun bawah tanah ini menjadi bukti bahwa pembangunan transportasi massal dapat berjalan beriringan dengan pelestarian kawasan bersejarah. Dengan target operasi akhir 2027, Stasiun MRT Monas akan menjadi salah satu ikon transportasi modern yang menyatu dengan wajah historis Jakarta.

Previous Post

Mulai 17 Agustus, Balik Nama Tanah Selesai Maksimal 10 Hari

Next Post

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Cerah Berawan hingga Berawan Tebal

reporter

reporter

Next Post

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Cerah Berawan hingga Berawan Tebal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Sportaza bonus kod otključava avanturu

September 19, 2026

Buran Casino Profiteráli a Nyerő Játékokkal

September 19, 2026

Северна Македонија маѓија пустински ритам

September 19, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.