PT Bank Jago Tbk mencatatkan jumlah pengguna platformnya mencapai 3,6 juta orang. Dari total tersebut, sebanyak 24 persen nasabah tercatat aktif melakukan investasi melalui layanan bank digital tersebut. Pencapaian ini diumumkan dalam keterangan resmi pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Angka tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang terintegrasi dengan fitur investasi terus meningkat. Bank Jago sebagai salah satu bank digital di Indonesia menawarkan kemudahan bagi nasabah untuk berinvestasi langsung dari aplikasi, tanpa perlu membuka rekening di platform terpisah.
Fitur investasi yang tersedia di Bank Jago mencakup produk reksa dana dan instrumen pasar modal lainnya. Dengan antarmuka yang sederhana, nasabah dapat memulai investasi dengan modal kecil, sejalan dengan upaya inklusi keuangan yang digalakkan oleh regulator.
Pertumbuhan jumlah pengguna yang signifikan ini mencerminkan adopsi teknologi perbankan digital yang semakin meluas di Indonesia. Bank Jago sendiri dikenal sebagai bank yang berbasis digital dan fokus pada segmentasi masyarakat yang melek teknologi.
Meski demikian, persentase nasabah yang aktif berinvestasi masih perlu ditingkatkan. Bank Jago diharapkan terus mengembangkan fitur dan edukasi agar lebih banyak nasabah memanfaatkan layanan investasi. Ke depan, persaingan di sektor bank digital diprediksi semakin ketat seiring dengan bermunculannya pemain baru.



