PT MRT Jakarta (MRT) tengah menyiapkan revitalisasi kawasan Kota Tua, Jakarta. Konsep yang akan diterapkan dipastikan berbeda dengan revitalisasi yang telah dilakukan di Blok M. Informasi ini disampaikan melalui pemberitaan CNN Indonesia pada Rabu, 9 September 2026.
Hingga saat ini, belum ada perincian lebih lanjut mengenai perbedaan konsep tersebut. Pihak MRT juga belum mengumumkan jadwal pelaksanaan revitalisasi. Namun, langkah ini menunjukkan komitmen MRT dalam mengembangkan kawasan-kawasan di sekitar stasiun.
Sebelumnya, MRT telah melakukan revitalisasi di kawasan Blok M yang terintegrasi dengan stasiun MRT Blok M. Keberhasilan proyek tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penerapan di lokasi lain. Kini, Kota Tua menjadi sasaran berikutnya dengan pendekatan yang berbeda.
Masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Kota Tua menantikan realisasi revitalisasi ini. Mereka berharap revitalisasi dapat meningkatkan daya tarik wisata dan perekonomian lokal. Namun, detail konsep dan waktu pelaksanaan masih menunggu pengumuman resmi dari MRT.
Kota Tua dikenal sebagai kawasan bersejarah dengan berbagai bangunan peninggalan kolonial. Revitalisasi yang dilakukan MRT diharapkan dapat menyelaraskan modernitas dengan nilai historis kawasan. Oleh karena itu, konsep yang berbeda dari Blok M mungkin diperlukan untuk menyesuaikan karakteristik unik Kota Tua.



