Kebakaran melanda Apartemen Teluk Intan di Jalan Teluk Intan RT. 07 RW. 16, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (20/9/2026) malam. Diduga akibat korsleting listrik, api menjalar dari lantai 8 ke beberapa lantai lainnya. Sebanyak 53 orang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.
Kepala Seksi Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada panel di lantai 8. “Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya. Dari panel tersebut, api dengan cepat menjalar ke lantai 5, 6, 7, 9, dan 10.
Pengelola apartemen sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya tersebut belum berhasil. Asap tebal kemudian terlihat oleh warga sekitar, yang segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Menurut Gatot, petugas menerima laporan dan langsung mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan 80 personel ke lokasi.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 18.45 WIB. Petugas melakukan lokalisasi api sekaligus pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 20.38 WIB. Selama proses pemadaman, petugas juga fokus melakukan evakuasi penghuni yang masih berada di dalam bangunan.
Sebanyak 53 orang yang sempat terjebak dalam apartemen berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Dari jumlah tersebut, 21 orang merupakan pria dewasa, 24 perempuan dewasa, tujuh anak-anak, dan satu lansia. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena api menjalar dengan cepat, namun seluruh penghuni dapat diselamatkan.
Gatot menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mendata kerusakan yang terjadi.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko korsleting listrik di gedung bertingkat. Pihak berwenang mengimbau pengelola gedung untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa. Kebakaran di apartemen yang padat penghuni menuntut kesiapan sistem keselamatan dan prosedur evakuasi yang baik.

