Bupati Sadewo kebanjiran komplain dari masyarakat setelah layanan Trans Banyumas berhenti beroperasi. Keluhan yang paling banyak disampaikan adalah terkait kesulitan anak sekolah, terutama siswa SMP, yang kini terpaksa menggunakan sepeda motor untuk pergi ke sekolah.
Trans Banyumas sebelumnya menjadi salah satu moda transportasi umum yang diandalkan warga, khususnya pelajar, untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan berhentinya layanan tersebut, banyak orang tua yang mengaku khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka yang harus berkendara sendiri di jalan raya.
Para orang tua berharap pemerintah daerah segera mencari solusi, baik dengan mengaktifkan kembali Trans Banyumas maupun menyediakan transportasi alternatif yang aman dan terjangkau. Mereka juga meminta agar ada kejelasan mengenai penyebab berhentinya layanan dan langkah lanjutan yang akan diambil.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti agar anak-anak tidak lagi membahayakan diri dengan berkendara motor ke sekolah.




