• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Saturday, September 19, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Update Gempa NTT: 111 Orang Meninggal, Pengungsi Berkurang menjadi 188.161

by reporter
August 30, 2026
in Daerah
0

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berkurang sebanyak 4.142 orang per Minggu (30/8/2026). Berdasarkan data terbaru, total pengungsi mencapai 188.161 orang, sementara korban meninggal dunia tercatat 111 jiwa sejak gempa pertama pada 15 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengungkapkan bahwa konsentrasi pengungsi terbesar berada di Kabupaten Manggarai sebanyak 50.556 orang dan Kabupaten Nagekeo 50.574 orang. Sejumlah kabupaten lain yang masih memiliki jumlah pengungsi besar antara lain Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Sikka, dan Ende.

Selain korban jiwa, BNPB melaporkan total korban luka mencapai 1.631 orang, terdiri atas 223 orang luka berat dan 1.408 orang luka ringan. Sementara itu, kerusakan rumah akibat gempa di NTT hingga kini mencapai 95.567 unit, dengan rincian 46.161 rumah rusak ringan, 21.992 rumah rusak sedang, dan 27.414 rumah rusak berat.

Menanggapi kondisi tersebut, Berton menekankan adanya kebutuhan mendesak penyediaan hunian sementara atau relokasi bagi 27.414 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat. “Ada kebutuhan mendesak penyediaan hunian sementara atau relokasi bagi 27.414 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat,” paparnya.

Aktivitas gempa susulan mulai menunjukkan penurunan. Hingga 30 Agustus 2026, tercatat 9.765 gempa susulan dengan gempa terbesar mencapai magnitudo 6,2 dan terkecil magnitudo 1,0. “Sebanyak 155 gempa susulan dirasakan masyarakat. Rangkaian gempa susulan disebut mulai menunjukkan pola penurunan, meski diperkirakan masih dapat berlangsung sekitar 3–4 minggu sejak gempa utama,” ucap Berton SP Panjaitan.

Penurunan jumlah pengungsi ini menjadi tanda awal pemulihan, meskipun penanganan pasca-bencana masih terus dilakukan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dan mempercepat rehabilitasi rumah-rumah yang rusak. Pemerintah daerah bersama BNPB diharapkan dapat mempercepat proses relokasi dan pembangunan hunian sementara agar warga dapat segera kembali ke kehidupan normal.

Previous Post

Truk Pengangkut Kuda untuk Dieng Culture Festival Terjun ke Jurang di Magelang, Enam Orang Terluka

Next Post

Toko Oleh-oleh Ngapak Purwokerto Menjajakan Puluhan Produk UMKM Banyumas

reporter

reporter

Next Post

Toko Oleh-oleh Ngapak Purwokerto Menjajakan Puluhan Produk UMKM Banyumas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Wazamba App Dine Spillopplevelser Nye Høyder

September 19, 2026

Unlock Librabet Casino Bonus Code Secrets for Big Wins

September 19, 2026

Rabona Access Unlocked Step by Step Simplicity

September 19, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.