• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
Friday, September 18, 2026
portalberitakita.com
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Olahraga
portalberitakita.com
No Result
View All Result

Septialina Sari, Negosiator Demo Mahasiswa Semarang: Perempuan Punya Suara dan Keresahan Sama

by reporter
August 26, 2026
in Daerah
0

Septialina Sari menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Semarang. Ia tampil sebagai negosiator yang mewakili suara mahasiswa, sekaligus menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa perempuan punya suara dan keresahan yang sama dengan laki-laki dalam setiap aksi.

Peran negosiator dalam sebuah demonstrasi sangat krusial. Mereka menjadi jembatan antara massa aksi dan pihak yang dituju, baik aparat keamanan maupun pengambil kebijakan. Kehadiran Septialina menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan tidak hanya menjadi partisipan, tetapi juga mampu memimpin dan mengambil peran strategis dalam menyuarakan tuntutan.

Septialina menyampaikan bahwa keterlibatan perempuan dalam negosiasi bukan sekadar simbol, melainkan kebutuhan. Menurutnya, keresahan yang dialami mahasiswa perempuan sering kali berbeda atau bahkan lebih kompleks, seperti isu kekerasan seksual, diskriminasi, dan ketidakadilan gender. Dengan hadir di meja negosiasi, ia ingin memastikan bahwa perspektif perempuan tidak terabaikan.

Aksi demonstrasi mahasiswa di Semarang sendiri merupakan bagian dari gelombang protes yang kerap terjadi di berbagai daerah. Mahasiswa menyuarakan berbagai persoalan, mulai dari kebijakan pendidikan, kesejahteraan, hingga isu sosial-politik yang sedang hangat. Dalam konteks ini, kehadiran negosiator perempuan seperti Septialina menjadi angin segar bagi inklusivitas gerakan mahasiswa.

Septialina berharap agar suara perempuan dalam demonstrasi tidak hanya didengar, tetapi juga direspons dengan serius oleh para pengambil keputusan. Ia mengajak mahasiswa lain, terutama perempuan, untuk berani tampil dan mengambil peran aktif. Menurutnya, kesetaraan bukan hanya tentang jumlah, tetapi tentang bagaimana suara dan kepentingan perempuan benar-benar diwakili.

Pengamat menilai bahwa keterlibatan perempuan dalam posisi negosiator mencerminkan perubahan budaya organisasi mahasiswa yang semakin terbuka. Hal ini sejalan dengan gerakan kesetaraan gender yang terus menguat di Indonesia. Meskipun tantangan masih ada, langkah Septialina diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak perempuan untuk berani bersuara di ruang publik.

Previous Post

Maximize your gaming experience: Best Online Casino Australia’s secure banking options

Next Post

Barikade Dibuka, Mahasiswa Bacakan Panca Tuntutan di Tugu Muda Semarang

reporter

reporter

Next Post

Barikade Dibuka, Mahasiswa Bacakan Panca Tuntutan di Tugu Muda Semarang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

12 Merek Beras Fortifikasi Ditarik dari Peredaran

September 18, 2026

Jakarta Selatan Perluas Penghijauan untuk Tekan Polusi dan Perbaiki Kualitas Udara

September 18, 2026

Pegawai Disdukcapil Semarang Diduga Terlibat Pembuatan KTP Palsu, Tarif Rp500 Ribu

September 18, 2026
portalberitakita.com

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Portal Berita Kita. All rights reserved.