Banjarnegara, Jawa Tengah – Praktik penipuan dengan modus order fiktif kembali mencuat. Sebuah klinik di Banjarnegara, yakni Klinik Ibunda, dilaporkan menjadi korban penyalahgunaan nama dalam transaksi cash on delivery (COD). Pihak terkait menegaskan bahwa order yang mengatasnamakan klinik tersebut murni penipuan dan tidak pernah dilakukan oleh pihak klinik.
Modus yang digunakan pelaku adalah memesan barang dengan metode COD menggunakan nama Klinik Ibunda sebagai penerima. Transaksi semacam ini kerap terjadi di platform belanja online, di mana pembeli memesan barang dan membayar saat barang tiba. Pelaku memanfaatkan nama institusi kesehatan yang kredibel untuk meyakinkan penjual, namun akhirnya tidak ada pembayaran atau barang yang diterima tidak sesuai.
Penipuan jenis ini bukanlah hal baru. Pelaku seringkali menggunakan nama instansi, rumah sakit, atau klinik untuk membuat pesanan fiktif, sehingga penjual merasa aman karena mengira pesanan berasal dari pihak yang terpercaya. Setelah barang dikirim, pelaku menghilang atau menolak membayar, meninggalkan kerugian bagi penjual. Dalam kasus ini, nama Klinik Ibunda dicatut tanpa sepengetahuan pihak klinik, sehingga jelas merupakan tindakan kriminal.
Pihak Klinik Ibunda sendiri, melalui pernyataan yang beredar, menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan order COD tersebut. Mereka juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha atau penjual online, agar lebih berhati-hati dalam menerima pesanan yang mengatasnamakan institusi. Verifikasi langsung ke pihak institusi sangat disarankan sebelum mengirim barang, untuk menghindari risiko penipuan serupa.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang disampaikan ke kepolisian, namun masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap modus penipuan yang semakin beragam. Jika menemukan tawaran atau pesanan mencurigakan yang mengatasnamakan Klinik Ibunda atau institusi lain, segera konfirmasi kebenarannya. Penipuan order COD fiktif ini menjadi pengingat bahwa kehati-hatian dalam bertransaksi online adalah kunci utama untuk menghindari kerugian.




